Showing posts with label Lesson. Show all posts
Showing posts with label Lesson. Show all posts

Saturday, December 20, 2014

Happier

Lesson #1
More Calm, Less Stress
.:. 7 Meditations designed to restore balance to busy lives.:.
with Dave Romanelli

Thought for the Day
"Working hard and working smart sometimes can be two different things"
- Byron Dorgan


Apaan tuh..?
Itu saya dapat di aplikasi yang baru saya download di AppStore dengan nama Happier. Aplikasi yang (sepertinya) bertujuan untuk membantu individu untuk lebih bahagia (dari sebelumnya) dari berbagai aspek seperti mind, body, dan gratitude. Selain itu aplikasi ini juga ditujukan untuk menginspirasi manusia-manusia yang butuh di inspirasi.. hahah.

Ok, karena ini dalam rangka "menyelam sambil minum air" , saya pilih yang kategori mind. Mungkin karena saya merasa ada yang perlu diperbaiki dari mind saya yang hiperaktif ini. Walaupun sepertinya course ini untuk orang-orang sibuk dengan pekerjaan kantoran, gak ada salahnya juga diterapkan ke orang-orang yang sibuk ga jelas kesana kemari.. *lol*

Yah! keburu lupa tujuan saya menulis tentang ini... Saya ingin share sedikit dari lesson yang saya dapat hari ini.

Di bagian listen and relax, beliau (Dave Romanelli) menceritakan sebuah cerita mengenai percakapan seorang nelayan dari yunani dan seorang turis amerika tentang sebuah pekerjaan. Inti dari ceritanya adalah, nelayan yang bekerja seadanya dan menghabiskan sisa waktu hariannya dengan keluarga dan teman ini dianjurkan si turis untuk meluangkan waktu bekerja lebih lama, sehingga bisa menghasilkan duit yang lebih banyak, dan membuat sesuatu yang lebih besar, seperti punya banyak kapal untuk mancing, memperkerjakan orang, dlsb. Setiap anjuran yang diutarakan oleh si turis hanya dijawab dengan kalimat pendek dari si nelayan.. "and then what..?" 
dan pada akhirnya si turis menjawab "ya setelah kamu dapat semua, udah kaya, kamu bisa leyeh-leyeh dan menikmati harimu dengan istri, anak dan teman-temanmu"

Nah, situasi seperti ini katanya disebut sebagai "western circumstance".
"We spent all of our health to gain our wealth, and then we need to spend all of our wealth to regain our health."

Semua orang rata-rata "terperangkap" dalam lingkaran itu. Satu hal lagi  yang perlu diketahui mengenai stress, seorang penulis bernama Natalie Goldberg berpendapat : 
"Stress is basically a disconnection from the earth, a forgetting of the breath. Stress is ignorance state, it believes that everything is an emergency. Nothing is that important."

Jadi intinya jangan stress teuing, kalo kamu sedang merasa time controls your day (or life) , maka ini waktunya kalau kamu harus sediakan waktu untuk menenangkan diri, 5 atau 10 menit juga berarti. Oh iya, judul dari lesson pertama ini adalah :
RELEASE & RELAX 

Yang mau nyoba sendiri, silahkan Download Happier di device anda :)

Saturday, June 14, 2014

Tujuh Anak Tangga Menuju Tuhan

Saya akui, mencari bahan atau inspirasi untuk menulis itu gak mudah. Gak segampang bacanya ^^ lagipula emang dari sayanya sendiri rada males juga sih..hahah. Tapi kemaren-kemaren, secara gak sengaja saya buka folder-folder lama, lalu nemu tulisan ini. Tulisan yang dikutip dari bukunya Anand Krishna yang berjudul Haqq Moujud: Menghadirkan Kebenaran Sufi dalam Hidup Sehari-hari, mengenai Tujuh Anak Tangga Menuju Tuhan. Mari kita simak satu-satu anak tangga apa saja yang harus dilalui.

Anak Tangga Pertama :
Biasakan bicara dengan lembut
• Bicara dengan lembut bukan berarti harus bicara lemah gemulai layaknya penari tradisional, melainkan lembut dalam tutur kata dan bahasanya. Jangan bicara kasar, jangan memaki, dan jangan menghina. Kalo nyepetin mah gak papa. Pernah ada seorang teman berkata, perkataan adalah sebuah doa. Kalau dipikir-pikir lagi memang benar adanya seperti itu. Apalagi jika yang dikatakannya berulang-ulang seperti kaset rusak. Pengulangan itu menurut saya bisa dijadikan alat untuk membentuk kepribadian seseorang. Seperti juga halnya dengan say nothing than hurt others. Anyway, jika kamu sudah bisa mengendalikan dan mengontrol perkataanmu, we may continue to the next step of stair.

Anak Tangga Kedua :
Setiap hari, sisihkan sedikit waktu bagi dirimu sendiri dalam keheningan
• Ini penting. Sangat penting. Sayangnya suka terabaikan begitu saja.. Apalagi di hari gini.. disaat manusia menyelami keheningan dengan gadget-nya *eh saya ini mah*. Anyway, keheningan ini bagus buat pikiran dan jiwa. Mendapatkan keheningan ini juga relatif bagi masing-masing individu. Ada yang menemukan keheningan dalam suatu ibadah, dalam kesunyian dan atau bahkan keramaian. Satu hal yang harus diingat, keheningan itu hanya terdiri dari dua elemen saja, diri sendiri dan hening itu sendiri.. Jangan sediakan tempat ketiga untuk apa atau siapapun. 

Anak Tangga Ketiga :
Belajar memaafkan dan melupakan kesalahan orang
• Forgive and Forget, dua kata ini bisa dibilang sejodoh.. Harusnya sih gak bisa dipisahkan satu sama lain, kalaupun hanya salah satu yang berdiri sendiri, ya jadinya tidak lengkap. Kurang bumbu kalau kata orang dapur. Anak tangga yang sulit dilalui kalau buat saya sih, dan pada umumnya individu sulit untuk melupakan sesuatu, terutama kesalahan orang. Solusi atau panduan untuk melalui ini apa..? ya coba saja memaafkan dulu sepenuh dan setulus hati, lama-lama juga lupa..
*malas memikirkan solusi yang lebih serius*

Anak Tangga Keempat :
Sayangi  yang berbuat jahat terhadapmu
• Nah, ini juga agak susah.. eh tapi, kalo kamu bisa melalui anak tangga ketiga, seharusnya anak tangga keempat ini hanya perlu olesan sedikit dengan tambahan "cherry on top" lalu habislah perkara. Ada beberapa yang bilang, "ya tergantung juga kalee sejahat apa si itu, setiap manusia kan memiliki batas masing-masing". Nah, kalau masih kepikiran seperti itu, duduk aja dulu yang lama di anak tangga ketiga.
*masih tidak mau serius memberikan solusi*

Anak Tangga Kelima :
Bukalah harimu bagi segala sesuatu yang baik
• Maksud dari pernyataan ini adalah take any chance. Masukkan afirmasi positif ke dalam pikiran dan jiwamu, senyum, dan menikmati kehidupan. Pernah nonton film Yess Man-nya Jim Carrey..? Nah lebih kurang seperti itulah kayaknya.
*pengen cepet beres nulisnya*

Anak Tangga Keenam :
Hindari persahabatan dan lingkungan yang tidak menunjang evolusi batin
• Anak tangga yang ini, tinggalin semua yang sering bikin kesel, yang sering bikin kamu berpikir negatif, yang bikin hati kamu mangkel dan kesel. Lepaskan saja, relakan.. Jangan sampai terpeleset lagi kebawah. Udah mah sakit, susah naiknya juga.
*makin sinis sama tulisan sendiri*

Anak Tangga Ketujuh :
Hargailah segala sesuatu, tapi jangan terikat pada sesuatu. Keterikatanmu hendaknya pada yang satu -- Allah.
Menerima bahwa segala sesuatu di dunia ini hanyalah bersifat sementara. Segala bentuk energi berlebih harus tetap pada tempatnya. Dikelola, diatur, dan dibagi dengan baik. Keterikatan hanya menimbulkan kesedihan. Dan hanya segelintir manusia yang berada pada anak tangga ini. Saya pun tidak termasuk salah satu dari segelintir manusia tersebut.

Sekian,
Selamat jam 3 dan Salam Sepak Bola.

Tuesday, December 10, 2013

Kartu Tarot

Belajar tarot itu gak gampang, karena benar-benar perlu waktu khusus untuk mempelajari dan memahaminya. Mirip hubungan antar manusia kalo sedang PDKT gitu deh.

Sebelumnya memang saya pernah membahas soal Tarot Deck dan Major Arcana, tapi ternyata kurang lengkap untuk 'pendahuluan' cara mengenal Tarot. Maka dari itu, karena ada temen yg complain juga sekarang saya ingin menjabarkan agak lebih mendetail mengenai kartu Tarot.

Kartu tarot itu terdiri dari 78 kartu, dimana ada 22 kartu untuk Major Arcana (0-21) dan 56 Minor Arcana yang dibagi menjadi 4 kategori (wand, sword, cup, dan pentacle), dimana masing-masing kategori terdiri dari 14 kartu (4 court cards: page, knight, queen & king dan 10 pip cards).

Masing-masing dari ke-22 kartu major arcana ini selain punya arti tersendiri, mereka juga mempresentasikan zodiak, planet, dan elemen bumi. Contohnya kartu The Fool yang mempresentasikan planet uranus dan elemen udara dan The Hermit yang mewakilkan Virgo juga elemen tanah.

Court cards juga mewakili masing-masing individu seperti King yg mempresentasikan pria usia 35 thn keatas, Queen yg mempresentasikan wanita usia berapapun, Knight yang mempresentasikan laki-laki dibawah umur 35thn, dan Page yang mempresentasikan laki-laki atau perempuan ; anak-anak ataupun remaja.

Begitu pula dengan pip cards yang masing-masing mewakili waktu, musim, arah dan astrological. Yang untuk lebih jelasnya bisa dilihat di tabel berikut :

                                 

Untuk ukuran kartunya sendiri, rata-rata lebarnya 7cm dan panjang 11,5cm. Tapi ada juga yang lebih lebar dan panjang, tergantung sama publisher tarotnya sendiri sepertinya. Harganya juga bermacam-macam, tapi setahu saya yang paling murah itu sekitar 200ribuan.  

Jadi jika kalian berminat untuk belajar Tarot dan tertarik untuk beli tarot deck-nya, bisa diliat-liat dulu di Aeclectic. Disitu komplit banget pilihan deck-nya, ga akan cukup satu hari untuk liat-liat. Jadi yang sabar aja, dinikmati setiap detiknya. Nah, nanti kalau sudah milih, belinya di Toko Tarot saja. Yang punya orang Indonesia, jadi lebih gampang berkomunikasi :D atau milih kartunya langsung di tempat dia juga gak papa, tapi ya terbatas pilihannya. Kalau misal kamu suka tarot deck di tempat lain tapi gak ada di toko tarot, ya pesen aja.. beliau terima orderan kok, cuma ya harus sabar menunggu. Maklum barang import.

Well, kayanya segini sudah cukup mendetail ya.. Kalo ingin lebih detail lagi mending belajar dan cari tahu sendiri aja, mengais ilmu dari segala penjuru arah, biar lebih terpuaskan dahaga akan pembelajaran. 

Oh iya, ada Introduction to Learning the Tarot Cards selama 12 minggu secara online dan gratis. Cocok buat pemula yang sudah punya Tarot deck, kunjungi saja Lotus Tarot .

Happy reading!

Sunday, February 10, 2008

Say Nothing than Hurt Others

If you can't say something nice, don't say nothing at all ...
It means, you better keep your silence than hurt others ... 

Kenyataannya, banyak orang yang gak bisa menahan diri untuk terus bicara dengan tajam. Kata-katanya nyerempet dan menusuk, sehingga memancing juga kata-kata balasan yang gak kalah tajam. Biasanya kalo salah satu udah diam, berarti dia sedang merasakan darah yang mengalir perlahan dari hatinya ....

Kedengarannya menyakitkan yah ... tapi memang begitulah adanya!

ini bukan soal dendam atau tidak memaafkan. Luka memang bisa kita obati dengan kasih sayang, tapi luka tetaplah luka ... dia akan berbekas .. membekas dimana kita menorehnya.

Siapapun ... dalam keadaan sadar, pasti tidak mau menyakiti orang yang kita kasihi. Tapi memang seringnya menyakiti itu dilakukan dengan tidak sadar. Kita tidak cukup kuat untuk melawan setan dalam diri kita. Kita terlalu memanjakan Ego kita ... membiarkannya melakukan apa saja sesuai keinginannya.

My New Homework :
Learn to say nothing if i can't think any nice words to say ...

Friday, December 2, 2005

Chinmi Quotation

Suatu hari di kuil Dairin akan diselenggarakan Pertandingan Uji Coba diantara murid-murid yang sedang belajar Kung Fu, dalam rangka memperingati hari kenaikan Bhiksu pertama. Orang yang paling giat berlatih nanti akan terpilih untuk bertanding di depan makamnya. Semua murid jadi bersemangat menyambut pertandingan itu, mereka berlatih lebih giat dari biasanya.
Tersebutlah seorang murid bernama Jin Tan yang sangat antusias dan sangat berambisi untuk mengikuti pertandingan uji coba itu. Dia berlatih 2x lebih giat dibanding teman-teman lainnya. Disaat jam latihan berakhir pun ia masih saja tetap berlatih seorang diri di dalam hutan.
Ia tidak mau kalah ... Ia ingin menjadi kuat ... begitulah sifatnya.

Hari yang ditunggu-tunggu para penghuni Kuil Dairin akhirnya datang juga ...

Jin Tan mendapat kesempatan untuk bertanding melawan Chinmi. Jin Tan begitu bersemangat melawan Chinmi, ia mempraktekkan apa yang telah dipelajarinya di waktu senggangnya di dalam hutan. Ia mengincar 3 bagian vital manusia : leher, ulu hati, dan kelamin. Dimana mengincar 3 bagian vital manusia itu tidak diperbolehkan dalam Kung Fu.

Tapi apapun akan dilakukan Jin Tan untuk meraih kemenangan.
Pertandingan pun berlangsung seru. Jin Tan tetap berkonsentrasi menghantam 3 bagian vital Chinmi, dan Chinmi masih berkonsentrasi dalam pertahanan dari serangan-serangan beruntun Jin Tan.

Setelah beberapa menit pertandingan berlangsung, akhirnya Chinmi berhasil menjatuhkan Jin Tan ... dan disaat Chinmi akan memukul bagian leher Jin Tan, Daisojo sang kepala Biksu pun menghentikan pertandingan.
"STOP!!" katanya..
Lalu Sang Kepala Biksu bertanya kepada Jin Tan, "kamu tahu nggak kenapa kamu kalah?"
Jin Tan menjawab sambil terengah-engah dan berkeringat, "mungkin karena kekuatanku kurang.."
"Kekuatan .... " jawab si Daisojo dengan gayanya yang berwibawa ... dan ia melanjutkan pertanyaannya "kalau begitu kutanya pada kalian berdua, untuk apa kalian berKung Fu ..?"
jawaban Jin Tan : "Untuk menjadi Kuat!"
jawaban Chinmi : "Untuk apa ya... *dgn tampang bego dan polos* .. mungkin karena ... *dia bingung cara nyusun kata2nya* .. habis aku menghayati sih" .. celetuknya.
Sang Daisojo pun tertawa terbahak-bahak, dan beliau berkata ...

Sang Buddha pernah menyebutkan begini :
Yang mengetahui dikalahkan oleh yang menyukai. Yang menyukai dikalahkan oleh yang menghayati. Sesuatu hal yang mengetahui, hal itu tidak dapat mengungguli yang menyenangi. Sedangkan sesuatu hal yang menyenangi tidak dapat mengungguli yang menghayati.

Maksudnya begini :
Walaupun seorang manusia mengetahui sesuatu, dia tidak dapat melebihi orang yang menyenangi hal tersebut. Sedangkan orang yang menyenangi hal tersebut juga tidak mungkin melebihi orang yang menghayati sesuatu tersebut. Semua hal juga begitu, semua akan tambah maju jika dinikmati.

si Jin Tan menundukkan kepalanya, tanda bahwa ia mengakui kesalahannya dalam memahami sesuatu dan ia ingin memperbaikinya, ia ingin berubah.
si Chinmi hanya garuk-garuk pipi dengan tampang blo'on sambil bergumam "aku gak ngerti sama sekali..."
bagaimana dengan anda ...? mengerti atau hanya garuk-garuk bagian tubuh yang lain ..?