Showing posts with label Journal. Show all posts
Showing posts with label Journal. Show all posts

Sunday, November 8, 2015

Jendela Alam

Minggu lalu aku ngajakin anak saya main ke Jendela Alam di kawasan Graha Puspa Lembang. Well, gak di lembang juga sih lokasinya, tapi di jalan sersan bajuri.. jadi pas terminal ledeng belok ke kiri. Setelah ngelewatin kampung gajah, gak jauh dari situ ada perumahan Graha Puspa di sebelah kanan, disitu juga letak Jendela Alam.
Kesan pertama aku pas tiba di lokasi adalah, tempat parkirnya gak banyak. Untung saat itu aku lagi beruntung ada satu tempat kosong yang letaknya juga gak jauh dari pintu masuk. Nah, sebelum ke loket penjualan tiket masuk, saya liat daftar harga yang terpampang di pintu masuk..
Gak mahal sih tiket masuknya,cuma 15ribu untuk weekend dan 10rb untuk weekdays. Cuma 'wahana'-nya aja yang menurut saya agak mahal, rata-rata harganya 20-35ribu untuk setiap 'kegiatan''nya :

  • Becak mini -- 1 tiket buat 3 puteran.
  • Membentuk tanah liat -- gak seperti di film ghost pake puter-puteran gitu, tapi lebih kaya main dough.. jadi kurang menarik lah kalo buat anak saya.
  • Mewarnai tanah liat -- ini mendingan dibanding membentuk tanah liat.
  • Menghias Aquarium -- gak tersedia saat itu, occasional kayanya
  • Tangkap ikan -- ini membosankan, ikannya susah ditangkep, buang2 duit lah 20rb buat tangkep ikan doang, mending ke gasibu cuma 5000 doang.
  • Sepeda -- cuma tersedia sepeda roda 2
  • Berenang -- not recomended, air dan udaranya terlalu dingin buat anak-anak, serem pula. Tapi kalo penasaran silahkan dicoba.
  • Kereta api mini -- 25rb untuk naik kereta dengan lingkar kecil.. waste of money. mending ke game master.
  • Sisanya flying fox, horse riding, dan segway riding.
Tapi sebenernya dengan bermodal tiket masuk aja, udah cukup menarik kok buat anak-anak. Karena selain tempatnya yang lumayan luas dan bersih buat lari-larian, disana juga ada playground dan banyak binatang yang bisa dilihat.. seperti kebun binatang versi mini yang lebih bersih dan "elegan". Ada kuda poni, kambing dengan ukuran seperti anak kuda, ayam-ayam petelur, rusa, bermacam-macam ikan, tikus, kucing, bahkan ular juga ada.
Selain binatang, di Jendela Alam juga banyak berbagai macam tanaman. Dari mulai yang sering ada di dapur seperti bawang daun, sampe ke tanaman yang kita cuma pernah denger namanya aja, seperti urang aring contohnya, ada semua disitu beserta keterangan secara detail. Jadi kalo ada yang dapat tugas dari sekolah mengenai tetumbuhan, bisa deh dateng ke Jendela Alam. Oh ya, bisa panen juga loh disini.. terserah deh mau panen apaan, panen telur ayam juga bisa. Nanti tinggal dihitung per kilo-nya.
Nah, soal makanan nih.. gak banyak yang dijual di Jendela Alam, gak seperti di Dusun Bambu atau Floating Market. Makanan yang dijual di Jendela Alam ini cuma baso (rasanya enak), berbagai macam seblak, es lilin, sama nasi goreng. Disini juga disediain beberapa saung buat keluarga yang ingin nge-botram dari rumah. Oh iya, kalo kalian datangnya pas jam istirahat (jam 12pm-1pm), tiket wahana gak bisa dibeli karena orangnya istirahat (absurd memang), tapi tiket masuk bisa dibeli tanpa mengenal jam istirahat.

Jangan lupa pas di pintu keluar, tukarkan gelang masuk anda dengan sebutir telur ayam kampung rebus buat dimakan sambil perjalanan pulang.

Tuesday, May 12, 2015

Bikin baso sendiri

Anda suka baso? saya sih suka banget.. lagian, siapa sih yang ga suka baso. Apalagi bagi mereka yang tinggal di wilayah jawa barat, yang sebagian besar penduduknya menempatkan semangkok baso penuh kuah bersaus dengan sesendok sambal cair sebagai makanan wajib mereka dibandingkan dengan sepiring nasi.. *eh

Pernah gak berpikir untuk bikin baso sendiri? pasti pernah deh, cuma males dan gak mau ribetnya itu kan yang bikin kita mengurungkan niat. Belum lagi alasan gak punya alat penggiling daging.. lengkaplah sudah.

Anyway, segala sesuatu harus dicoba walaupun harus dengan sedikit paksaan, entah dari dalam diri sendiri atau dari dorongan orang lain. Seperti saya contohnya, yang terinspirasi dan didorong oleh tante saya yang doyan masak dan doyan pergi ke pasar untuk bikin baso sendiri... jadi gini loh geen :

1. Bangun pagi2, gausah mandi dulu, cuci muka aja terus pergi ke pasar. Ga usah nyubuh, jam 6 atau setengah 7 gak papa, yang penting jangan diatas jam 7, tukang giling dagingnya udah gak ada lagi.

2. Cari tukang daging di pasar, beli daging sekilo plus tetelan atau urat dan atau lemak buat campuran baso (kalo suka itu juga). Campurannya 1/4 aja cukup atau tergantung selera. Pokoknya bilang aja ke tukang daging, buat bikin baso.

3. Cari tukang yang suka giling daging buat baso, biasanya sekitaran tukang daging gitu juga letaknya. Minimal giling 1kg, harganya cuma 5000 rupiah aja per kilo.. murah kan dibanding beli alat giling sendiri yang jutaan harganya (kecuali emang pengen berbisnis baso). Kasih juga bumbu yang udah diracik sendiri dirumah, yang bebas MSG dan vetcin. Bumbu campurannya itu tepung aci, bawang goreng, merica, bawang putih dan garam. untuk 1kg daging, tepung yang dipakai biasanya 2 ons. 1 ons juga bisa kalo kepengen basonya lebih berasa  daging.

4. Setelah bumbu dan daging dicampur dan digiling, bawa deh kerumah untuk dibulet-buletin dan direbus.

Oh iya, kalau misalnya gak ngeracik bumbu dari rumah juga gak papa kok. Nanti di pasar cari aja orang yang jualan bumbu2, biasanya yg jualan sekitaran tukang daging gitu juga. Nah, tinggal bilang aja ke orangnya, beli bumbu buat baso 1kg, tar dia siapin. Biasanya si penjual bakal nanya, buat dijual apa buat sendiri? mungkin ngaruh juga buat dia untuk ngeracik bumbunya. Tapi bisa request juga kok, kaya "jangan pake vetcin atau royco"

Terus tips untuk penyimpanan baso, setelah direbus, kalo gak habis masuk di perut, masukin ke plastik aja lalu dimasukkan ke freezer, jadi nanti kalo mau dimakan tinggal direbus lagi. Dan karena tidak pakai bahan pengawet, jadi mungkin bisa tahan seminggu kali ya dlm freezer. Saya kurang tau, soalnya kalau saya sebelum seminggu sudah ludes basonya.. hehe.

Gimana..? simple kan sebenernya.. bagian tersusah dari pembuatan baso ini itu cuma satu, bangun pagi dan pergi ke pasarnya itu.. hahahah!

Selamat mencoba ya :)

Monday, April 7, 2014

Memaafkan Dunia

Katanya, memaafkan itu tidak segampang main congklak. Kadang kita memaafkan hanya untuk menyelesaikan perkara dengan cepat, dan nyatanya kita belum memaafkan dengan setulus hati. Akibatnya, kesalahan yang sama pun terulang, kesedihan pun kembali datang.

Berikut ini ada afirmasi bagus soal memaafkan yang saya petik dari bukunya Paulo Coelho yang berjudul Aleph. Coba anda baca perlahan, hayati setiap kalimatnya, sanggupkah anda menerima dan memaafkan tanpa pengecualian..? Jika iya, selamat! anda  baru saja terlahir kembali.

~()~
Aku memaafkan airmata yang harus kutumpahkan, 
Aku memaafkan rasa sakit dan semua kekecewaan,
Aku memaafkan semua pengkhianatan serta kebohongan,

Aku memaafkan semua fitnah dan tipu muslihat,
Aku memaafkan kebencian serta penganiayaan, 
Aku memaafkan pukulan-pukulan yang melukaiku,

Aku memaafkan impian-impian yang rusak,
Aku memafkan harapan-harapan yang mati sebelum waktunya,
Aku memaafkan  permusuhan serta kecemburuan,

Aku memaafkan ketidakpedulian dan niat jahat,
Aku memaafkan ketidakadilan yang dijalankan atas nama keadilan,
Aku memaafkan kemarahan serta kekejaman,

Aku memaafkan kelalaian dan sikap menghina,
Aku memaafkan dunia dan semua kejahatannya...
~()~

Oh iya, sebagai pengingat juga, pembacaan afirmasi itu akan sangat baik dibacakan saat pagi hari sebelum matahari terbit :)

Monday, January 13, 2014

Hari Bertema

Hari-hari di Bandung terasa begitu menantang sejak ada peraturan daerah mengenai hari bertema yang dicetus oleh sang walikota yang didamba para penduduknya sejak lama, Bapak Ridwan Kamil.

Nah, terinspirasi dari hari bertema itu, saya ingin membuat hari bertema sendiri untuk saya pribadi terkait masalah motivasi dan disiplin diri. Lalu kenapa sih saya harus bikin hari bertema sendiri? Kenapa ga ngikut sama pak walikota saja?

Well, inilah alasan dan pilihan saya...

#SeninGratis 
Hari senin gratis ini maksudnya gratis naik bus untuk para pelajar. Masalahnya kan saya bukan pelajar lagi, jadi hari senin ini saya bikin tema sendiri menjadi :
#SeninMenulis 
Maksud menulis ini adalah menulis blog, dalam bahasa indonesia tentunya ^^ jadi akan ada update-an blog setidaknya sekali dalam seminggu.

#SelasaTanpaRokok
Kebetulan saya bukan perokok, jadi ya jelas sekali ini ga berguna buat saya. Jadi akan saya bikin hari selasa ini dengan tema :
#MeatlessTuesday 
Maksud dari meatless tuesday ini adalah  gak makan segala macam daging seperti sapi, ayam, ikan, dan makanan laut lainnya. 

#ReboNyunda
Well, karena saya juga jarang hampir ga pernah berbahasa sunda, tema rebo nyunda ini sangat bermanfaat untuk saya belajar dan mempraktekan bahasa sunda (yg halus). Jadi tidak perlu lah saya bikin tema sendiri :)

#KamisInggris
Nah khusus hari kamis inggris ini, saya mau fokus ke menulis (blog) dalam bahasa inggris saja. Karena kalau untuk percakapan, hampir sehari-hari saya sudah berbahasa inggris. 

#JumatBersepeda
Yeay, saya suka bersepeda tapi belum punya sepeda :D jadi dalam rangka berpartisipasi dengan jumat bersepeda yang intinya mengurangi polusi dan kemacetan, saya akan bikin hari ini jadi :
#JumatBerkreasi
Maksud berkreasi disini adalah boleh melakukan hobi saya bermain piano, crafting pergamano, atau mencoba resep baru dalam per-baking-an. Yang penting diem di rumah mengurangi polusi dan kemacetan.. hahah!

Untuk hari sabtu sebenarnya pak Wali belum menetapkan hari bertema, jadi beliau ngarang aja bikin #SabtuTanpaHarkos dan saya pun belum kepikiran lagi mau bikin hari bertema apa untuk saya sendiri. Jadi untuk sementara ini saya bikin hari sabtu dengan tema :
#SabtuBebas
Bebas bertema maksudnya. Sampai nanti mungkin jika ada hal spesifik yang ingin saya jadikan tema di kemudian hari.

Untuk hari minggu juga sama, beliau masih ngasal bikin tema #MingguNyeuseuh, yang lalu dianggap serius oleh Abbas :)) tapi untungnya saya udah punya ide buat saya sendiri, yaitu :
#MingguNdeso 
yang maksudnya hari minggu ini ga boleh melakukan sesuatu yang berkaitan dengan teknologi, seperti smartphone, internet, dan kronco-kronco nya. 

Nah, lengkap sudah hari bertema dalam seminggu. Semoga semua bisa terlaksana dengan baik dan lancar, dan mari kita lihat efeknya dalam beberapa bulan ke depan. 

Salam Tema!

Monday, December 30, 2013

They Were My Pets

Tersebutlah di suatu masa saat saya punya waktu luang untuk memelihara binatang, selain memelihara saya juga suka untuk memberi nama. Karena konon dengan memberi nama pada sesuatu itu tandanya kita menghargai suatu kehidupan, memberi arti kepada sesuatu yang mungkin saja akan terlewat percuma.

Lalu sampailah juga saat saya ingin memulihkan password salah satu email saya yang terlupa, ternyata pertanyaan yang saya sediakan sebelumnya berkaitan dengan salah satu nama pet  yang pernah saya punya. Pusinglah saya karena terlalu banyak yang pernah aku pelihara.

Jadi untuk bahan menulis juga di penghujung tahun, saya ingin coba menjabarkan satu persatu (yang saya ingat) nama-nama binatang yang pernah aku simpan, selain binatang yang memang sudah ada sejak saya lahir seperti Ucil (German Sherpherd yang mati diracun orang); Moi (entah anjing jenis apa, mati karena tua dan katarak); dan Minnie (anjing kampung yang akhirnya dijual untuk dijadikan santapan penikmat daging anjing).

1. True Blue : Sepasang burung parkit berwarna biru yang saya punya waktu SMA, keduanya ilang diambil orang, padahal saat itu saya pengen banget ngeliat anak burung yang baru menetas dari telurnya.

2. Primus dan Nafa : Yaah, bisa ditebak.. saya punya kelinci ini jaman-jamannya Primus sama Nafa Urbach sudah tidak bersama lagi. Saya ngasih nama ini juga bukan karena nge-fans loh.. suer deh. Si Nafa kelinci putih ini mati digigit kucing di hari pertama saya beli.Sedangkan Primus kelinci abu dengan titik putih di jidatnya ini boleh dibilang spesial buat saya, si kelinci ini sepertinya ngerti sama bahasa manusia. Tapi akhirnya mati juga digigit kucing liar, saya sampe nangis 2 hari 2 malam ga berenti2. Temen-temen pada aneh, dikira mereka salah satu saudara saya yang mati. Sampe-sampe salah seorang teman saya yang peduli, ngehadiahin saya boneka kelinci.

3. Dolly : Ini kelinci juga, jenisnya angora.. bulunya berjibun, warnanya coklat muda. Saya kasih nama Dolly sesuai dengan Dolly tempat pelacuran di Surabaya, tempat kelahiranku.Sesuai dengan namanya pula, dia hilang melarikan diri. Mungkin ingin kembali melacurkan diri di dunia kelinci.

4. Cuko : Yang ini kura-kura hijau kecil itu loh, yang udah gede malah jadi buruk rupa. Kura-kura ini saya punya sejak SMP sampe sebelum masuk SMA, selalu saya bawa didalam saku seragam. Saat istirahat kelas, selalu saya masukin ke kolam kecil di sekolah. Sampai akhirnya ada teman yang sangat berbaik hati menawarkan diri untuk mengurusnya. Akhirnya si Cuko pun mati sesuai dengan umurnya.

5. Stella : Anjing Golden Retriever yang saya beli di Pet Shop, yang saya kawinkan dengan anjing tetangga dan akhirnya dia melahirkan anak-anak nan lucu : Godric (diambil sang besan); Cleo (si montok yang laris terjual); Britney (si bungsu yang mati karena flu di usia muda); satu lagi saya lupa namanya; dan Chantall yang suka makan sendal dan akhirnya saya nikahkan sama anjing yang berdomisili di Yogyakarta. Berangkatlah dia dengan mobil plus antimo..

6.Bombom : Ini anjing jenis Old England Sheepdog , gede banget. Saya menyerah gak bisa ngurusnya, akhirnya saya jual ke yang lebih layak dengan harga murah. Anjing ini tuh kaya mobil eropa, pas beli mahal, pas dijual lagi jatuh harganya.. *eh, kok jadi ke mobil*

7. Disney : Anjing jenis Pomeranian warna coklat, saya beli waktu saya kerja. Nama di stambumnya sih Garry von Familian, tapi saya gak suka nama itu, jadinya saya ganti jadi Disney deh.. a.k.a Neney. Anjing ini  ilang saat ikut sepupu tarawehan di tahun 2010. Saya harap memang diambil sama orang yang suka anjing, jangan sampe diculik pemuka agama untuk dicuci otak dan dijadikan teroris.. *eh lagi*

Yah, setelah kehilangan si disney.. saya berhenti untuk memelihara binatang. Cukup sudah berkutat dengan perbinatangan. Saya sekarang lebih bisa menikmati hanya dengan melihat saja tanpa harus memiliki :)

Sunday, December 29, 2013

Surat untuk Ananda

Nak, ibumu ini hanyalah wanita biasa, bukan pula seorang berada. 
Jadi maafkanlah jika nanti aku tidak meninggalkan harta benda.

Jika kau tak sempat mengenalku karena usiamu yang terlalu muda, luangkanlah waktu dari kesibukanmu  untuk membaca buah tanganku. 

Buah tangan untuk Ananda pahami dan pelajari. 
Dan mungkin darinya kau akan mengerti, apa yang selama ini aku ingkari.

Satu hal yang perlu kau ingat,
Kau tidak akan memiliki sesuatu yang tidak bisa kau mengerti.
Jadi belajarlah untuk mengerti.

Semesta begitu luas, seperti halnya isi di dalam kepalamu.
Jadi janganlah kau batasi pikiranmu dengan norma dan agama.

Terbang dan berlarilah, 
Kejar dan raihlah..

Kuasailah duniamu, dan jangan dikuasai olehnya.
Jadilah pintar dengan pengetahuanmu, bukan dengan secarik kertas berlegalitas.

Ah, banyak sekali yang ingin aku sampaikan kepadamu,
Tapi surat lah yang aku buat, bukan sebuah kitab.

Aku hanya berharap, kau selalu sehat dan waras.
Waras dan sehat dari segala kegilaan dan penyakit dunia. 

Salam kasih
Ibunda

Sunday, December 15, 2013

Kokology

Jadi ceritanya waktu saya lagi memilih dan memilah buku-buku yang akan disumbangkan, muncullah buku ini yang tampaknya belum tersentuh tangan. Karena penasaran, saya pisahin deh untuk dibaca-baca. Ternyata cukup menarik juga isinya...

Buku ini tentang Kokology.. 

Saya baru tahu kalo Kokology itu istilah untuk seri permainan psikologi yang dirancang untuk menyingkap emosi dan sifat tingkah laku seseorang. Kokology ini sering banget bertebaran di socmed atau broadcast message untuk 'having fun' kadang ada yang cocok kadang ada yang tidak masuk akal. 

Harus diakui juga, kadang Kokology ini benar-benar merefleksikan diri kita sendiri tanpa kita sadari sepenuhnya bahwa kita memang seperti apa yang dijabarkan. Lihat betapa psikologi memungkinkan orang mempelajari dan mengerti pikiran manusia yang tersembunyi dalam diri masing-masing.

Contohnya nih, biar lebih ngeh lagi soal Kokology, saya akan kasih tiga situasi yang bisa kalian jawab sendiri dengan kejujuran diri dan seadanya saja.. *halah* 

1. Bayangkan langit biru yg cerah tanpa awan. Hanya memikirkannya saja akan memberikan sedikit semangat. Sekarang alihkan mata pikiran anda untuk melihat pemandangan. Yang mana dari pemandangan dibawah ini yang paling menenangkan dan membuat anda santai :
a. Dataran penuh salju putih
b. Lautan biru
c. Gunung yang hijau
d. Padang yang penuh dengan bunga berwarna kuning

2. Bayangkan jiwa manusia tetap hidup setelah mati. Bentuk apa yang anda bayangkan terhadap jiwa setelah terlepas dari tubuh?
a. Jiwa tersebut ukuran dan bentuknya sama seperti ketika tubuh masih hidup
b. Jiwa tersebut tetap memakai bentuk manusia tapi ukurannya membesar
c. Jiwa tersebut sangat kecil dan memakai bentuk manusia, seperti peri.
d. Jiwa tersebut seperti bola api atau awan, tanp bentuk yang nyata

3. Anda adalah seorang bintang baru dan baru saja menyelesaikan rekaman di CD. Tipe desain sampul apa yang akan anda pilih?
a. Pemandangan yang sejuk menggunakan foto lokasi yang indah
b. Desain yang jenaka atau gambar lucu lainnya
c. Pola yang abstrak tanpa arti jelas, tapi desain yang membuat orang berpikir
d. Foto diri anda sendiri

Nah, kalau kalian sudah punya jawaban untuk masing-masing pertanyaan. Silahkan dicek apa arti dari jawaban yang sudah kalian pilih tadi di sini. (sengaja saya pisah jawabannya biar lebih afdol.. hahah!) 

Selamat memahami diri :)

Friday, November 22, 2013

Bucket List

Mengingat sekarang ini aku tinggal di Indonesia, rasanya tidak mungkin membuat Bucket List yang isinya benar-benar tanpa batas. Tapi tak apalah, aku bukan tipe orang yang menyerah begitu saja.

Sebelumnya, mungkin ada yang belum tau atau belum ngeh soal Bucket List. Bucket List itu istilah yang dipakai untuk hal-hal spesifik yang ingin kita lakukan sebelum mati. Biasanya untuk mereka yang sudah tau kalo sisa hidupnya tinggal menghitung hari, bucket listnya langsung deh dijalanin satu-satu. Persis kaya di filmnya Jack Nicholson dan Morgan Freeman di The Bucket List (2007). 

Bucket list ini bukan sesuatu yang harus dilakukan sih, karena kalo dilihat dari segi 'spiritual'nya tentu bucket list ini akan menciptakan 'keterikatan' baru nantinya jika orang yang bersangkutan tidak sempat untuk memenuhi bucket listnya. Tapi kalo dilihat dari sisi moral, mungkin bucket list ini memberi semangat atau booster kepada para dying people untuk menjalani sisa hidupnya.. yaa semacam motivasi gitu lah.

Jadi, mengingat umur dan semangat saya yang juga sepertinya hampir menurun, dan memang belum ada ide untuk menulis hal lain, mari kita membuat bucket list..

Ok, yang pertama masuk di bucket list aku adalah pengen liat Aurora secara langsung dengan mata kepala sendiri. Kenapa Aurora..? soalnya dari kecil aku suka nonton film Walt Disney yang judulnya Sleeping Beauty, dimana si putri itu namanya Aurora. 

Lalu beranjak remaja, aku senang baca-baca buku tentang semesta dan akhirnya aku nemu untuk kedua kalinya kata 'Aurora' selain di film Disney. "ternyata aurora itu semacam cahaya" dan sayangnya di buku tersebut gambar auroranya cuma ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. 

Saat aku dewasa, yah sebutlah sejak akhir-akhir masa kuliah saya dan pergi bekerja. Untuk ketiga kalinya aku lihat Aurora dengan warna indahnya di dalam foto sebenarnya (bukan gambar), indah sekali ternyata.. sangat memukau.

Dan makin kesini, aku jadi lebih sering liat foto bermacam-macam Aurora dengan bermacam-macam warnanya di berbagai tempat di daerah nun jauh disana, di tempat-tempat yang tinggi dan dingin, even colder than winter.

Sejak saat itu aku memutuskan untuk melihat Aurora secara langsung, yang kedengarannya hampir tidak mungkin. Tapi biarlah, namanya juga keinginan :)

Untuk bucket list ku yang lain, belum kepikiran lagi. Mungkin nanti akan saya lanjut lagi soal bucket list ini.. dan ga mau juga kalo terlalu muluk, kan ga lucu juga kalo harus terlahir kembali hanya untuk memenuhi bucket list.. haha!

Tuesday, November 19, 2013

Liking is Not Helping

                                      

Kalau bicara soal Like, tentunya yang ada di pikiran kita langsung terbayang Facebook. Yap, tombol kecil yang sejajaran sama comment yang suka muncul dibawah status orang-orang itu loh..

Biasanya tombol Like ini di klik para pembaca status yang emang 'suka' sama isi dari status tersebut, tapi lama kelamaan, orang yang membuat status memberitakan teman yang kecelakaan atau kerabat yang meninggal pun di-Like, seolah mereka senang dengan kesusahan yang kita alami. Padahal mungkin belum tentu gitu juga maksudnya. Jadi semakin kesini tombol Like pun sepertinya di abuse agar menjadi tombol multiguna.

Maksud saya dengan tombol multiguna, si Like ini bisa mempunyai banyak arti seperti "ya, saya setuju dengan yg kamu tulis" | "ok, saya sudah baca statusnya" | "Aku mendukungmuu", sampai ke arti yang sebenarnya "kereen, saya beneran suka sama status lo"

Kalau menurut saya, penyuka tombol asal nge-Like ini entah memang malas untuk menulis komentar untuk menghindari further notification dari Facebook-nya atau memang kurang paham arti dan fungsi dari Like itu sendiri.

Seharusnya dalam level sekarang ini, Facebook harus lebih mengerti penggunanya. Setidaknya ditambahkan pilihan lain gitu disamping tombol Like seperti Agree-Disagree-Read atau WhoCares :))

Anyway, inti dari tulisan ini sebenarnya mengacu pada foto yang saya lampirkan dengan slogan "Liking Not Helping" itu loh.. 
Kan banyak tuh saya liat di timeline Facebook 'gerakan-gerakan sosial' dan semacamnya yang suka meng-"kampanye"-kan sesuatu yang diakhir ceritanya tertulis "Like jika kamu peduli" atau "Like jika kamu ingin anak ini selamat" dan banyak lagi Like ini dan itu untuk hasil ini dan itu.. hmpfft.
Lama-lama jadi terdengar seperti pesan berantai yang kalau diabaikan anda akan ini dan itu.. aarrgh tidak! Saya sudah mulai terbawa emosi nih jadinya. 

Well, kesimpulannya adalah think smart, act wise or either way. Hasilnya sudah pasti tidak akan mengecewakan. Act more, 'Like' less.

Goodnight everyone!

Monday, February 20, 2012

My Secret Place

Kalo gak salah ingat, ini kali kedua aku menulis tentang mimpi walaupun beda format. Sepertinya menulis mengenai mimpi itu merupakan hal yang sangat lazim di belahan bumi sebelah (bukan di indonesia maksudnya). Seperti halnya menulis kejadian sehari-hari gitu..

Hal ini aku simpulkan karena banyaknya aplikasi di app store mengenai mimpi plus dream journal, dimana kita bisa menuangkan isi mimpi kita ke dalam bentuk tulisan.

Aku sempat bertanya-tanya sendiri, memangnya bisa ya menulis mimpi..? Kadang kalo udah terbangun kan suka lupa, lagipula suka terputus-putus dan gak jelas gitu kan kalo mimpi.. Bikin males nulisnya juga, mengingatnya pun perlu waktu dan usaha yang keras. Apalagi kalo mimpinya serem.. D'oh! mending lupa aja deh. Beginilah pikiranku beberapa bulan ke belakang.

Tapi di minggu-minggu ini, aku punya pikiran lain.. "mungkin ada baiknya juga loh menulis tentang mimpi.. It might needs some efforts, but i think it'd be worth"

Maksudku, siapa tau kita bisa menemukan benang merah diantara mimpi yang satu dengan mimpi yang lainnya.. If its all connected, don't you think it would be fascinating?

Oke, dasar dari tulisan aku ini adalah mimpi aku sendiri yang setelah aku sadari selalu hadir dalam mimpiku.. Gak setiap hari sih, tapi SELALU ada. Mungkin rada susah untuk ngejelasin dan mendeskripsikan mimpi aku ini, tapi akan aku coba dengan segenap kemampuan otakku yang sudah berumur 30 tahun ini. Shall we begin..?

Mimpiku ini selalu mengenai the secret place somewhere around me. Entah dirumah nenekku yang dulu, dimana aku juga besar disana, atau dirumah yang sekarang aku tempati, atau kadang di tempat umum, seperti perpustakaan atau dibalik gedung sekolah tua. Untuk menuju ke the secret place ini, pintunya selalu kecil.. Entah pintu, lorong, atap, atau jendela. Dan setiap kali aku melewati celah ini... Ooooo Myyyy Goddd!!! itu tuh bukan ruangan, tapi sebuah landscape yang luas.. Lautan dan pohon-pohon, juga sungai kecil. Setiap kali ngeliat pemandangan ini didalam mimpi, aduhh.. gimana ya rasanya.. diungkapkan dengan kata-kata saja rasanya tidak cukup. Rasanya gak mau bangun lagi. Di mimpi itu aku selalu berusaha mengingat letak pintu rahasianya, dengan harapan saat aku bangun nanti, aku bisa kembali merasakan perasaan 'aneh' itu.

Tapi mimpi hanyalah mimpi...

There's no such thing like a secret door which leads you to nirvana and feel such a feeling like you're flying with God's breath.

I am now addicted to that secret place dream...

Tuesday, January 31, 2012

Pe-eR Menulis

Ternyata membiasakan menulis setiap hari itu gak segampang yang dipikirkan yah. Awal tahun ini saya berkomitmen pada diri sendiri untuk menulis jurnal pribadi setiap hari, dan hasilnya adalah dalam 31 hari, saya absen menulis sebanyak 3x. Gak seberapa sih memang kalau dilihat dari angkanya. Tapi dalam sehari itu kan banyak kejadian setiap menitnya, jadi absen menulis selama 3 hari itu sesuatu banget *nyontek gaya bahasa Syahrini deh*.

Dan lagi, menulis asal-asalannya karena males ada dua buah kalo ga salah. Semoga di hari terakhir di bulan Januari ini saya kembali menulis journal dengan baik dan benar, juga di bulan-bulan berikutnya.

Kalau nulis di blog masih terbilang jarang lagi sekarang. Habisnya kalo nulis lewat iPad itu kurang sreg. Lebih mengena kalo nulis lewat macbook tersayang ini, mungkin karena pake keyboard kali ya. Coba nanti aku beli keyboard buat iPad deh.. ah, tapi enggak juga deng. Kalo di macbook ini rasanya lebih terjamin dan nyaman aja. Serasa nulis sambil dipeluk gitu deh.. Eh, bukan lebay loh :p

Aku bingung, homepage multiplyku bagusnya diapain yah.. mengingat multiply sekarang udah jadi web untuk jualan gitu. Kalo ikut jualan, jualan apaan coba.. paling jualan barang-barang bekas pake.  Tar dikit-dikit sambil dimigrasikan aja ke blog ini kali ya. Disana paling nitip nama doang, buat kenang-kenangan.

D'oh, jadi ngacak kan nih nulisnya..

ya sudah, akan kututup tulisan ini dengan sebuah harapan..

harapan semoga aku rajin menulis disini dan disana dengan sepenuh jiwa ^^

Thursday, December 31, 2009

I Dreamed a Dream

There was a time when love was blind,
And the world was a song,
And the song was exciting,
There was a time and it all went wrong.

I dreamed a dream in time gone by, When hope was high and life worth living.
I dreamed that love would never die, I dreamed that God would be forgiving.

Then I was young and unafraid, and dreams were made and used and wasted.
There was no ransom to be paid, No song unsung, no wine untasted.

But the tigers come at night with their voices soft as thunder.
As they turn your hope apart, As they turn your dreams to shame.

And still I dream he’d come to me, That we would live the years together.
But there are dreams that cannot be, and there are storms we cannot weather.

I had a dream my life would be so different from the hell I’m living.
So different now from what it seemed,
Now life has killed the dream I dreamed

taken from Les Miserables' song lyrics

Sunday, June 1, 2008

Kekesalanku Terhadap FPI

Sore tadi aku baca email dari milis National Integration Movement (NIM), isinya berita yang sedang terjadi di Monas-Jakarta.

Saat itu (hari ini, siang tadi pukul 13.30 WIB, GMT +7) Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) yang lagi berkumpul melakukan aksi damai dalam rangka hari lahirnya Pancasila (01 Juni) tiba-tiba diserang sama massa Front Pembela Islam (FPI) tanpa juntrungan yang jelas. Tiba-tiba mereka menyerang gitu aja, ngelemparin batu-batu besar, dan senjata lainnya seperti bambu.

Aksi kekerasan mereka ga pandang bulu, perempuan (yg kebanyakan ibu-ibu), orang tua dan anak-anak kecil yang dengan sengaja dipukuli dan dibenturkan ke tembok. Bener-bener aksi yang sangat biadab.. lebih rendah dari hewan.

AKK-BB tidak melakukan perlawanan, tetapi FPI tetap menyerang dengan membabi buta. Polisi juga dateng terlambat (seperti biasa).

dari kejadian ini, sudah terlihat dengan sangat jelas sekali kalau FPI itu TIDAK PANTAS membawa nama Islam. Karena ISLAM BUKAN KEKERASAN!!!!

FPI TIDAK membawa nama baik Islam, melainkan MEMPERMALUKAN NAMA ISLAM.
Saat ini saya sangat sangat sangat marah dan sangat sangat sangat kecewa dengan adanya kejadian ini. Marah akan adanya kekerasan, Marah sama FPI, Kecewa sama Polisi, Kecewa sama pemerintahan Indonesia (entah nyambung apa enggak, tapi ini isi hati saya).

KENAPA SAYA KECEWA SAMA POLISI..??

Soalnya saya baca di detik.com katanya Polisi tidak menangkap seorang pun. "Belum ada yang ditangkap. Belum ada tersangkanya" gitu kata Kombes Pol Heru Winarko (detik.com)

Heru Winarko juga bilang gini "konsentrasi polisi hanya membubarkan massa, bukan menangkapi mereka. Yg penting massa bubar, biar aman dulu" (detik.com)

Hahh??!!! Kalo anak-anak SMA atau STM berantem aja pada ditangkepin semua (padahal ga jelas tersangkanya), FPI yang rusuh cuma di shoo shoo aja kaya Ayam!!! (ya emang ayam sih, tapi ayam berpenyakit gitu. Gak berguna, dimakan pun ga bisa)

IS THAT IT ...????!!!

Belum ada tersangkanya..??? Punya mata gak sih polisi itu..???? Kejadiannya siang loh, matahari bersinar cerah. Masa gak keliatan..???!!!

Munarman : FPI punya alasan kuat untuk bubarkan massa AKK-BB (Headline dari detik.com)

Dear FPI,
Sekuat apapun alasan yang kalian punya untuk membubarkan sekumpulan massa, TIDAK dengan cara kekerasan. Yang kalian hadapi itu sekumpulan manusia... sama seperti kalian, bukan sekumpulan keledai dungu atau kudanil yang lagi tidur. Toh kalian semua kan orang berpendidikan, bukan anak-anak putus sekolah. (based on my experience, anak-anak kampung yg ga sekolah, ga berpendidikan, lebih perduli dan lebih bisa menghargai sesamanya, cara berfikirnya lebih bijaksana dan penuh dengan damai)

pheewww.. apalagi yah.

udah rada tenang nih, baru beres ngobrol sama dia soalnya.
Jadi lupa mau nulis apalagi.
sekian

note : di paragraf kedua, saya menceritakan kembali dari kejadian yang ditulis oleh salah satu anggota NIM di milis :)

Sunday, May 11, 2008

Sayangnya..

Canberra oh Canberra ...

Kota yang nyaman sebenarnya, lalu lintasnya gak padat, udaranya bersih, langitnya biru, segalanya teratur, pohonnya banyak, orangnya baik-baik, burung yg berterbangan juga lebih besar dari yang ada di Indonesia (aku tau kok kalo ini ga penting). Tapi sayangnya ini Canberra, bukan Bandung.

Aku disini belum ada satu bulan, tapi rasanya aku udah lama sekali tinggal disini. More than one months.. yah, dua bulanan lah. Bukannya gak betah.. disini menyenangkan kok!

OK, tepatnya adalah baru 3 minggu aku disini. Satu minggu lagi genap satu bulan. Satu bulan itu masih lama ke satu tahun.. or at least, masih butuh sekitar 8 bulan lagi untuk ke tahun 2009.

so what's the problem ?!

I miss my cute dogs, my Griffin and also my friends...
Sometimes i dream that i already came back to Indonesia and it feels soo real!

Gosh, i miss them very much.

Wednesday, April 23, 2008

First Day School

My first day school ... got late mate!

Deg-degan juga loh pagi tadi gara-gara telat, tapi untung semuanya bisa dilalui dengan baik. Untung The Tutors nya juga pada baik-baik. Sebenernya hari ini orientation day sih.. 2 hari gitu. Nah hari ini kita dikenalin sama tutor-tutornya, udah gitu dikasih tau ruang kelasnya dan dikasih tau juga kode-kode kelas dan bagaimana cara membacanya.

udah gitu kita making new friends...
dapet temen baru itu memang menyenangkan. Kebanyakannya sih orang japan..
aku dapet 2 orang temen dari japan yg lumayan deket, yg satu namanya Nozomi (cewe) orangnya cantikk .. kaya artis jepang gitu.. hehehe...
nah, satu lagi cowo... namanya ... duh gimana spellingnya yah ... lupa euy, abisnya susah. Ryujz gitu? ... pokoknya pronounciationnya itu seperti bilang Huge (in english), tapi H-nya itu diganti sama huruf R.

Selain orang japan, ada juga orang saudi arabia (ga item dan besar kok), bangladesh (yg ini baru item dan besar orgnya), terus vietnam .. (aku sangat memperhatikan detail wajah orang ini, karena ibunya nenek aku itu katanya orang vietnam).

Oh iya, hari ini aku berangkat ke kampus sendirian naik bus. Deg-degan juga sih pertamanya, tapi ternyata tidak semenyeramkan yang dibayangkan. Busnya enak, bersih, teratur, jalannya juga teratur, ga diklaksonin orang. Kalo student dapet discount bus ticket. Jadi yang normalnya itu bayar $3, kalo kita nunjukin student ID Card bisa bayar for only $1.50
lumayan kaann?? save the money gitu loh ^_^

Nyampe rumah itu jam 5 kurang 10 ... laperrrrr bangettt ....
mungkin karena dingin dan waktu lunch cuma bekel cookies kali yah.. jadi pas pulang, aku langsung makan nasii!! ... angeettt deh perut rasanya :))
Besok aku harus di kampus jam 9.15am
Ga boleh telat!!!

Monday, April 21, 2008

Opening Story

Disini dingin sekali ...
rasanya kaya lagi camping, cuma ini di dalem rumah. Semalem tidur gak menggigil sieh, tapi pas megang muka itu rasanya dingiinn. Gila deh, coba kalo ini dinginnya AC .. kan bisa dikecilin.

Indonesia ... my warm country ... i miss you ...
Hmmm, hari ini rencana mau ke UC (University of Canberra) untuk nanya-nanya soal kelas besok. Btw, besok itu aku udah mulai belajar loh.. cepet banget yah... hehehe
emang sengaja deng kesininya mendadak, abisnya kan kangen-kangenan dulu sama yang di Indonesia.
Disini enaknya ga harus sering-sering mandi, ga keringetan soalnya :))
jadi sekali sehari juga cukup atau dua hari sekali deh mandinya ... hahahaha ...
disini aku harus membiasakan diri minum pake air keran.. awalnya aneh gitu, tapi lama-lama yaa... akan terbiasa kali.

oh iyaa..
sekarang kan lagi autumn, pohon-pohon disini indah warnanya...
ada yang warna kuning, merah, orange, pink ....
tapi belum aku foto nih ..

Sunday, April 20, 2008

Arrived in Sydney

Take off dari Jakarta jam 8.15pm terus transit di Denpasar jam 9.45pm. Berangkat lagi dari Denpasar jam 22.00 WIB (23.00 WITA) terus nyampe Sydney jam 9.00am, yang berarti di Indonesia itu jam 5.00 pagi hari alias nyubuh.

Akhirnya nyampe juga aku di Benua Australia. Tempat yang sama sekali tidak pernah ada di mimpiku untuk kukunjungi :D

*selanjutnya waktu yang kusebutkan adalah waktu sydney*

Sekarang lagu nunggu bus yg jam 1.15pm ... lama sekali yah. Empat jam bo!! nunggu di bandara :| deuh... ngapain aja coba, mau jalan-jalan juga males karena bawa banyak barang yang gede dan berat. Mau konek ke internet juga kayanya harus daftar dulu... kemana yah... bingung juga... ga liat logo Optus sih.
Disini kolam bule... banyak banget bule... (ya iyalaah secara ini negara orang bule gitchu..) ada yang ganteng, ada yang lucu, ada yang imut, ada yang manis, ada yg mirip boneka, ada yg mirip porcelain, ada juga yg biasa-biasa aja.... ga menarik gitu maksudnya.
Pengen beli pulsa tapi ga tau dimana. Batre Hp juga tinggal setengah setrip.. jadi ga berani nyalain. Kasian banget yak...

duuh .. ngapain nih yaahh :(( ... aku ga mau bete sendirian disiniii..!!

In the Airport

Jam menunjukkan pukul 6.34pm ... aku lagi duduk menghadap kaca yang diluarnya bisa kulihat moncong pesawat yg guedee banget *rada kampungan neh* di Gate E6 Bandara Soekarno-Hatta. Nunggu sekitaran setengah jam lagi untuk masuk ke pesawat Garuda Indonesia..

Ternyata, rudet juga yah kalo mau pergi jauh... maklum, baru pertama nih masuk sedalem ini ke bandara... hehehe... malu-maluin yak ^_^

Mmmm... penjaga pintu di E6 ini lucu orangnya.. cowo tapi kayanya rada cumi-cumi gitu. Lagu kesukaannya "Nona Anna" ceunah...
tadi dia nyanyi lagu Dia Milikku-nya Yovie and Nuno sambil teriak-teriak. Hihi, dia itu kenapa yah.. stress gitu karena sepi disini :-? atau pengen penyanyi tapi tak sampai ... :))
terlepas dari itu semua, dia cukup menghibur kesendirianku disini. Nyaman juga ruang tunggunya, tapi sayang kok untuk konek ke CBN Hotspotnya kok timed out mulu yah..?

hmmm....
apalagi ya :-?
ini tulisan akan diposting kalo aku udah nemu koneksi inet.
terus tadi aku dianter sama sekeluarga ...
Tuhan ...
bless me ..
guide me ..
protect me ..
coz i'll face the new chapter of my life ... :)

Menghitung Jam

Akhirnya tiba juga hari yang .... mmhh ... gak ditunggu sih sebenernya. Tapi ehh .. dateng juga :)

Hari ini aku akan meninggalkan Indonesia tercinta ... tidak untuk selamanya sih, tapi ini beneran pengalaman pertama aku.

rasanya biasa aja ... bener-bener plain. "Anyep" kalo kata wong jowo.
Sekarang lagi nunggu waktu aja nih untuk berangkat ke bandara. Sekarang jam 3.30 pm dan kayanya mau berangkat jam 4.00pm aja dari sini.
Aku naik Garuda Airlines yang jam 8.00pm. Nyampe sana kira-kira hari senin pagi.
mmmm ...
dah ah, otak tiba-tiba beku gini.
selamat tinggal Indonesia ...
sampai ketemu lagi yah tanah airku ...

Monday, March 31, 2008

Jika Aku Menjadi

Pernah nonton acara Jika Aku Menjadi atau yang biasa disingkat JAM gak ..?

acara itu ditayangin setiap hari minggu pukul 18.00 alias jam 06.00 pm di TransTV. Entah masuknya ke kategori apa kalo di Trans .. Reality Show kah? atau Variety Show..? ah apa sajalah.

Saya mau nyeritain dulu sekilas secara singkat, jelas dan padat mengenai acara ini. Seperti Telegram gitu deh kira-kira. Acara JAM ini selalu menampilkan kehidupan seseorang yang bisa dibilang kurang mampu/menengah kebawah/orang kecil, tapi mereka punya pekerjaan yang ditekuni dan kadang pekerjaan yang kita anggep 'gitu-gitu aja' , seperti tukang sampah, penjual martabak, tukang pijat keliling, atau pemerah susu sapi.

Naah, disetiap acara yang setiap minggu topiknya beda-beda itu selalu ada orang yang ngikutin kehidupan orang-orang tersebut (biasanya disebut talent .. yah, semacam host gitu kali yah). Talent ini gak diambil dari kalangan artis, tapi mereka-mereka itu cewe-cewe kota yang biasa hidup enak. Nanti si talent lah yang akan nimbrung ke kehidupan narasumber. Talent harus mengikuti kegiatan sehari-hari narsum.

note: untuk tau seperti apa acara JAM ini secara lengkap dan disajikan dengan bahasa yang lebih teratur dan mudah dimengerti, silahkan mengunjungi blog Bpk. Satrio Arismunandar.


Begitulah kira-kira pesan telegramnya. Sebelumnya sih saya cuma jadi penonton aja, tapi tanpa disangka saya ikut juga jadi talent JAM di salah satu episodenya. Katanya sih judulnya"Jika Aku Menjadi Pemerah Susu .... (sapi)" (-^_^-)

Oh iya, tayangnya hari minggu ini tanggal 06 April 2008.
Jangan lupa nonton yaahh :)