Showing posts with label Sok Puitis. Show all posts
Showing posts with label Sok Puitis. Show all posts

Sunday, December 21, 2014

Logika Cinta

Jangan berlari terlalu cepat
Jangan melompat terlalu tinggi
Jangan berbicara terlalu lantang
Jangan berduka terlalu dalam
Jangan mencinta tanpa logika

Ah logika..
Mana bisa mencintai dengan logika
Yang ada mencintai seperti orang gila
Mengais, mendamba dan merindu
Pada dia yang mungkin tidak tahu 

Lalu apa..

Thursday, December 18, 2014

In Memoriam

Dalam tidur panjangmu..
Biarkan kusemai kuburmu
Dengan taburan doa
Juga seuntai bunga..

..dan walau ragamu
Tak lagi berpijak pada bumi,
Kenangan suka dan duka bersamamu
Akan selalu hidup dalam hangatnya hati kami.

Kau akan selalu dirindu,
Dalam setiap hembusan nafas kami..


PS: For those i loved who passed away


Sunday, March 30, 2014

Hati yang Renta

Sudah..

Cukuplah sudah hatiku kau siksa..

Aku mungkin terlihat tangguh layaknya baja,
Seolah hatiku pun berlapis tembaga.
Namun nyatanya hati aku sudah renta..

Renta bukan karena termakan usia,
Melainkan renta karena terkikis kata.

Tak sanggup lagi jika hatiku harus kehilangan penyangga,
Karena hatiku yang renta tak mampu lagi berkelana.

Bisa-bisa aku kehilangan hati tak bersisa...

Wednesday, March 12, 2014

Coretan Saat Hujan

Corat sana coret sini
Rasanya tidak ada kata yang pas mewakili diri
Hilang tertelan di lautan aksara tanpa makna
Terbata dalam merangkai sebuah kata

Kata tak kunjung menjadi kalimat
Rasa tak kunjung hilang walau sesaat
Ah!

Lontarkan semua yang ada
Buang semua tanpa sisa
Biarkan hati dan kepala lapang
Lalu kau pun akan terbang
Terbang dalam angan tak terkekang

Sunday, December 29, 2013

Surat untuk Ananda

Nak, ibumu ini hanyalah wanita biasa, bukan pula seorang berada. 
Jadi maafkanlah jika nanti aku tidak meninggalkan harta benda.

Jika kau tak sempat mengenalku karena usiamu yang terlalu muda, luangkanlah waktu dari kesibukanmu  untuk membaca buah tanganku. 

Buah tangan untuk Ananda pahami dan pelajari. 
Dan mungkin darinya kau akan mengerti, apa yang selama ini aku ingkari.

Satu hal yang perlu kau ingat,
Kau tidak akan memiliki sesuatu yang tidak bisa kau mengerti.
Jadi belajarlah untuk mengerti.

Semesta begitu luas, seperti halnya isi di dalam kepalamu.
Jadi janganlah kau batasi pikiranmu dengan norma dan agama.

Terbang dan berlarilah, 
Kejar dan raihlah..

Kuasailah duniamu, dan jangan dikuasai olehnya.
Jadilah pintar dengan pengetahuanmu, bukan dengan secarik kertas berlegalitas.

Ah, banyak sekali yang ingin aku sampaikan kepadamu,
Tapi surat lah yang aku buat, bukan sebuah kitab.

Aku hanya berharap, kau selalu sehat dan waras.
Waras dan sehat dari segala kegilaan dan penyakit dunia. 

Salam kasih
Ibunda

Saturday, November 30, 2013

Kematian

Mati..
Kau tak berupa tak berbentuk
Kau sepucat tembok kamarku
Dingin seperti nyanyian hujan di tengah malam.

Kau sesunyi lautan dan sedahsyat halilintar.
Singgah di setiap jiwa yang siap berkelana pergi menuju singgasana Tuhan.

Kau bukanlah harapan, melainkan ujung penantian.
Kau tidak hanya perenggut sang hidup, Kau pun penculik sang waktu.
Mengapa kau datang tanpa suara
Membuat dunia kehilangan tawa.

Jika saja kau berbaik hati
Memberi satu hari sebelum kau beri mati,
Aku mungkin tidak akan murung diri
dan menyesali hari.

Wednesday, October 16, 2013

Kehampaan

Wanita itu menangis tersedu, meratapi nasibnya sebagai seorang pendusta,
Apalah dayanya jika mereka menyebutnya iblis.
Dia mencoba memantapkan diri dengan kaki rapuhnya,
Dia mencoba meyakinkan diri dengan hati kelamnya,
Dia mencoba menghibur diri dengan sisa mimpinya.

Berjalan tertatih,
Seiring merapihkan diri menjalin kembali retakan hati.
Memandang lurus ke depan,
Seolah mimpinya tidak pernah tergerus oleh waktu.

Sungguh berat beban yg dipikulnya.
Air yang begitu murni pun tak mampu membersihkannya.
Seuntai kata yg diucapkannya pun berubah menjadi bencana.
Kadang dia bertanya kepada sang penguasa "kenapa tak Kau buat saja aku tanpa suara" .

Sepasti tenggelamnya matahari di ujung senja,
Kehampaan dan kesunyian-lah jawaban yang ia dapatkan...

Kehampaan akan realita kehidupan dan kesunyian Tuhan.

Tuesday, April 17, 2012

Love in any way

What is Love anyway?
For me, love is like water…


It cannot be held by bare hand,
(sama halnya dengan cinta yang tidak bisa kau genggam dengan tanganmu)

The form will follow its place,
(begitu pula cinta yang tidak berbentuk tanpa sebuah wadah, ia hanya mengalir jika kau membiarkannya mengalir)

It could be a  bliss or a gehenna,
(tidak jauh berbeda dengan cinta yang bisa menjadi sumber kebahagiaan atau penderitaan, tergantung dari sudut pandangmu)

It always come to you in many ways,

(sama halnya dengan cinta yang selalu menghampiri dengan berjuta cara)
It makes no bond with anything,

(begitu pula cinta yang tidak terikat atau mengikat pada apapun, melainkan manusialah yang mengikat dan terikat padanya)
It’s compulsory element of life,

(so is the love.. dimana cinta bersemayam, disitulah kehidupan berlangsung)
You can’t live without it,

(so does the love..)

Therefore,
Jika kau masih bernafas walau terkadang terasa sesak,
Jika jantungmu masih berdetak walau setiap detakannya terasa pilu,
Jika kau masih bisa memberi senyum walau setiap tarikannya terasa palsu,

berarti cinta masih mengalir deras dalam urat nadimu,
…..
…..
…..
…..
…..
walaupun setiap alirannya terasa menyayat hati .....

Monday, April 16, 2012

Galau

Manusia macam apa aku ini…
Tidak bisa menguasai macan dalam diri,
Terkekang oleh keinginan duniawi,
Tidak perduli dengan keinginan hati.

Aku seperti iblis tanpa garpu tala,
Yang merindukan dekapan bidadari dengan sebelah sayap.
Entah bagaimana bisa aku hidup tanpa nafasnya,
Dimana aku menorehkan luka pada hati yang tersayat.

Aku meratap dalam sepi,
Saat langit gelap menutupi bumi.
Aku menangis dalam hati,
Saat teringat akan hati yang menyendiri

Pada siapa aku harus memohon untuk melepas semua kegelisahan ini..
Nyatanya selama ini aku hanya menutup diri,
Aku tersiksa oleh perbuatanku sendiri,
Aku tertimbun oleh sampah pikiranku…

Saturday, January 2, 2010

Untold Story

There are too much unspeakable words to describe what kind of life i’ve been through.

It makes all the noises turns into tranquility,
It makes the tears hesitate to show its spark,
It makes something unseen to be seen.

No one could know how it looks,
No one could know how it could be happen,
No one willing to know how does it feel.

There are the actors,
They trying to convey something implicitly.
There are the audiences,
They know, feel and see something they want to see..

Friday, January 1, 2010

Anggur Kehidupan

Aku mabuk karena anggur kesadaranku,
Aku tidak biasa karenanya,
Layaknya berada dalam ruang hampa yang berputar mengelilingiku,
Aku tidak bisa meraih apapun.

Ohh, kembalikan ketidaksadaranku..
biar aku meraih apa yang hatiku ingin raih,
biar aku pergi kemanapun hatiku ingin pergi,
biar aku berlabuh dimanapun aku ingin berlabuh.

Mengapa begitu sulit untuk menggenggam kehidupan,
Tuhan.. benarkah kau ciptakan kehidupan ini sesulit yg umatMu pikir?
atau mungkin umatMu lah yang membuatnya sulit.
Tuhan Tuhan Tuhan, dimanakah DiriMu..

Berikan aku anggur yang lebih kuat,
biarkan aku mabuk karenanya,
biarkan ia mengalir dalam urat darahku,
biarkan aku bebas dari semua keterikatan yg menyiksa.

Aku..
Aku..
Mencintaimu...
.....
.....
dengan darahku..

Sunday, December 27, 2009

No Idea

Saat aku memandang keindahan alam, mengagumi angkasa, mencoba untuk memahami alur kehidupan, tidak ada seorang pun yang tahu ataupun menyadarinya.

Saat aku beranjak di anak tangga tertinggi kehidupan, aku menjadi asing dari lingkunganku sendiri, seolah aku tidak pernah ada di kehidupan ini.

Ohh, beginikah rasanya setetes racun yang keluar dari batang hijau kehidupan..

Tuesday, February 26, 2008

Bulan dan Lilin

Malam ini bulan tidak sempurna,
tapi aku mendapatkan purnamaku...

Malam ini bukan bulan purnama,
tapi aku sangat bahagia...

Hari ini tanggal dua puluh enam bulan februari tahun dua ribu delapan,
Bintang tertutup awan, tapi aku bisa melihat sinarnya berkilauan diatas sana, dibalik kabut awan.

Hari ini, ditemani sebatang lilin dengan api sayup seolah lelah menahan hembusan angin yang ditiupkan dari arah rimbunan pepohonan disana...
Aku memandang kedalam diriku...
dan aku menemukan riuh sorak kebahagiaan dengan secercah harapan baru.

Terimakasih Tuhan atas segala berkahmu di hari ini :)

Friday, August 26, 2005

.:.I.B.U.:.

Apa arti kedewasaan bagimu wahai ibu ..?
apa arti kebebasan bagimu ..?
apa arti cinta bagimu ..?

Apa tidak pernah ada kata dewasa bagimu untuk seorang manusia yang keluar dari rahimmu ..?
apa kebebasan sama dengan masuk dalam kotak raksasa yang kau beri batas dan aturan-aturan ...?
apa arti cinta adalah mengikat seseorang yang kau anggap berharga ..?

Ibu ...
Kau memang ibuku ..
Aku memang anakmu ..
Tapi ingat satu hal ...
Manusia yang lewat dari lu**** **********, yang kau sebut sebagai anak ini adalah sebuah titipan.
seorang bayi yang membutuhkan kasih sayangmu untuk menjadi seseorang.

Kau merawat seorang manusia titipan-Nya ...
bukan menciptakan sebuah robot yang bisa kau buat persis seperti yang ada di dalam kepalamu.

Ibu ...
bukan maksudku untuk tidak menghormatimu
aku sangat sangat menghormati dan menyayangimu
tapi berikan aku kesempatan berkembang menjadi manusia seutuhnya.

Jangan jadikan aku bonsai ...
Jangan jadikan aku komputer rakitan ..

Berikan aku kesempatan untuk memilih
Berikan aku kesempatan untuk berpendapat
Berikan aku kesempatan untuk menjadi seorang Aku ...

Aku ragu, apakah kau benar-benar mengenalku sekarang atau tidak ..
Karena aku tidak pernah menjadi diriku sendiri di depanmu ..
Aku masih sama buatmu ...
seorang bocah.

Mungkin Tuhan juga seperti kaum ibu.
Manusia manapun, Setan manapun, Malaikat apapun, sama saja dihadapanNya ..
hanya seorang 'bocah'
hahahah

Friday, July 8, 2005

Kesadaran Prematur

Kesadaran bisa saja lahir secara prematur
Tetapi kesadaran yang lahir prematur tidak mempunyai fondasi yang kuat untuk membangun kesadaran yang lebih tinggi.

Jika kesadaran bisa lahir secara normal, kenapa ia harus dilahirkan secara prematur ..?

Tidak usah menuntut orang lain untuk menjadi sadar
Tidak perlu memaksa untuk membuka kelopak mata yang sedang tertutup
jangan membangunkan secara paksa atau tergesa-gesa orang yang sedang tidur ...
not good, ye know

Biarkan kesadaran itu berkembang di dalam dirimu,
Biarkan lingkungan luarmu membantu proses evolusi kesadaranmu
Jangan menutup diri dari itu
Biarkan ia masuk ke dalam dirimu
ke dalam kesadaranmu ..
Kesedihanmu
Kebahagiaanmu
Kekecewaanmu
Biarkan itu semua bersatu di dalam jiwamu
jadikan itu sebagai sarana pendukung bagi perkembangan kesadaranmu
jangan menolaknya
terimalah itu ...

Jadikanlah ia sebuah permata kesadaran di dalam hati dan batinmu

Tuesday, July 5, 2005

Keseimbangan Dunia

Bulan dan Matahari
Mana yang kamu pilih ..?
menjadi bulan atau menjadi matahari ..?

Bulan terlihat di malam hari, membiaskan sinarnya di sebagian bumi.
Matahari terlihat di siang hari, memancarkan sinar terang di belahan bumi lain.
Dua-duanya memancarkan sinar.
Sinar Keperakan Sang Bulan dan Sinar Keemasan Sang Matahari.
Sinar Kelembutan dan Sinar Kekuatan.

Dimana ada kelembutan, disitu tersimpan kekuatan.
Dimana ada kekuatan, disitu tersembunyi kelembutan.

Segala sesuatu yang ada di dunia ini selalu mengandung unsur keseimbangan.
Keseimbangan dapat membawa keharmonisan dalam perjalanan kehidupanmu.
Bumi, Antariksa, Alam Semesta ... semua tercipta dengan keseimbangan.

Be Balanced

selesai

Friday, January 7, 2005

Dream Drim Drim

Now let's talk about dream...

Semua orang pasti pernah bermimpi.
Mimpi indah ataupun mimpi buruk, dua-duanya hanyalah mimpi.

"it's only a dream" ... "cuma mimpi"
Cuma ..?? cuma katamu ..?
Walaupun cuma mimpi, tapi gak ada yang cuma-cuma.

Kita mimpi indah ... -"cuma mimpi"-
Kalo kita hanya memandang mimpi indah itu dengan "cuma", believe me .. your dream will never come true.

Kita mimpi buruk .. -"cuma mimpi, bobo lagi gih"-
Hellloooowww, i had a very bad dream, i was crying in there, and the only purpose i awake is to make sure that bad dream will never come true. I need your hug, I need to be calmed down. please deh.

Dream dream dream, dreaaamm drim drim <-- bersenandung

Mimpi...
Gak semua tau arti mimpi, gak semua peduli dengan mimpi, gak semua juga sadar kalo dia sedang bermimpi.
Terkadang, aku sendiri tidak bisa memisahkan mana mimpi dan mana kenyataan.

Mimpiku, mungkin adalah kenyataan yang sedang aku hadapi.
Kenyataan yang sedang aku hadapi, mungkin adalah mimpiku.

Ah, bosan aku dengan mimpi-mimpi burukku ..
Enyahlah kalian
Pergilah ke ujung dunia sana,
menembus celah bebatuan, bersemayam bersama jiwa-jiwa tak bertuan.

Aku dan Timun

Sekarang aku bersahabat dengan timun. dulu aku tidak mau bersahabat dengan timun, karena kata banyak orang, timun itu tidak boleh sering dikonsumsi oleh para kaum hawa.

Timun ...
aku suka timun dingin ...
rasanya dingin di mulut, dan dingin di perut.

Timun dan airmata,
ada hubungan diantara kedua kata tersebut,
dengan bersahabat dengan timun, itu berarti tidak perlu khawatir lagi untuk nangis sepuasnya.
tidak usah khawatir mata membengkak, seperti habis dipukuli manusia tidak tau diri.

Cukup tempelkan timun pada mata, lalu rasakan dinginnya menembus masuk ke dalam sela-sela kelopaknya..

Biarkan beberapa menit ...
Rasakan ......
Relax .....
Biarkan ....
Nikmati dinginnya ...
Nikmati pedihnya .....
Santaiiii ......

Setelah beberapa menit, singkirkan timun dari mata,
Setelah itu buka mata perlahan-lahan dan rasakan kesegaran baru di mata anda !

*iklan timun ini disponsori oleh para petani timun nun jauh disana*

Terimakasih ya bapak-bapak dan ibu-ibu yang sudah menanam timun buat kita. Semoga gak ada kancil yang menyolong timun...