Saturday, October 19, 2024

Just Drop By

Well well...

How many years now?

9 years I abandoned this writing site. Is this even a thing still?

Anyway, I MIGHT start writing crap again. It's actually a good thing to keep an online journal.

What would be the topic tho...

Hmmm..

Something related to my job?

Anyway, we'll see you later blog. Nice to see you again.

Sunday, November 8, 2015

Jendela Alam

Minggu lalu aku ngajakin anak saya main ke Jendela Alam di kawasan Graha Puspa Lembang. Well, gak di lembang juga sih lokasinya, tapi di jalan sersan bajuri.. jadi pas terminal ledeng belok ke kiri. Setelah ngelewatin kampung gajah, gak jauh dari situ ada perumahan Graha Puspa di sebelah kanan, disitu juga letak Jendela Alam.
Kesan pertama aku pas tiba di lokasi adalah, tempat parkirnya gak banyak. Untung saat itu aku lagi beruntung ada satu tempat kosong yang letaknya juga gak jauh dari pintu masuk. Nah, sebelum ke loket penjualan tiket masuk, saya liat daftar harga yang terpampang di pintu masuk..
Gak mahal sih tiket masuknya,cuma 15ribu untuk weekend dan 10rb untuk weekdays. Cuma 'wahana'-nya aja yang menurut saya agak mahal, rata-rata harganya 20-35ribu untuk setiap 'kegiatan''nya :

  • Becak mini -- 1 tiket buat 3 puteran.
  • Membentuk tanah liat -- gak seperti di film ghost pake puter-puteran gitu, tapi lebih kaya main dough.. jadi kurang menarik lah kalo buat anak saya.
  • Mewarnai tanah liat -- ini mendingan dibanding membentuk tanah liat.
  • Menghias Aquarium -- gak tersedia saat itu, occasional kayanya
  • Tangkap ikan -- ini membosankan, ikannya susah ditangkep, buang2 duit lah 20rb buat tangkep ikan doang, mending ke gasibu cuma 5000 doang.
  • Sepeda -- cuma tersedia sepeda roda 2
  • Berenang -- not recomended, air dan udaranya terlalu dingin buat anak-anak, serem pula. Tapi kalo penasaran silahkan dicoba.
  • Kereta api mini -- 25rb untuk naik kereta dengan lingkar kecil.. waste of money. mending ke game master.
  • Sisanya flying fox, horse riding, dan segway riding.
Tapi sebenernya dengan bermodal tiket masuk aja, udah cukup menarik kok buat anak-anak. Karena selain tempatnya yang lumayan luas dan bersih buat lari-larian, disana juga ada playground dan banyak binatang yang bisa dilihat.. seperti kebun binatang versi mini yang lebih bersih dan "elegan". Ada kuda poni, kambing dengan ukuran seperti anak kuda, ayam-ayam petelur, rusa, bermacam-macam ikan, tikus, kucing, bahkan ular juga ada.
Selain binatang, di Jendela Alam juga banyak berbagai macam tanaman. Dari mulai yang sering ada di dapur seperti bawang daun, sampe ke tanaman yang kita cuma pernah denger namanya aja, seperti urang aring contohnya, ada semua disitu beserta keterangan secara detail. Jadi kalo ada yang dapat tugas dari sekolah mengenai tetumbuhan, bisa deh dateng ke Jendela Alam. Oh ya, bisa panen juga loh disini.. terserah deh mau panen apaan, panen telur ayam juga bisa. Nanti tinggal dihitung per kilo-nya.
Nah, soal makanan nih.. gak banyak yang dijual di Jendela Alam, gak seperti di Dusun Bambu atau Floating Market. Makanan yang dijual di Jendela Alam ini cuma baso (rasanya enak), berbagai macam seblak, es lilin, sama nasi goreng. Disini juga disediain beberapa saung buat keluarga yang ingin nge-botram dari rumah. Oh iya, kalo kalian datangnya pas jam istirahat (jam 12pm-1pm), tiket wahana gak bisa dibeli karena orangnya istirahat (absurd memang), tapi tiket masuk bisa dibeli tanpa mengenal jam istirahat.

Jangan lupa pas di pintu keluar, tukarkan gelang masuk anda dengan sebutir telur ayam kampung rebus buat dimakan sambil perjalanan pulang.

Tuesday, May 12, 2015

Bikin baso sendiri

Anda suka baso? saya sih suka banget.. lagian, siapa sih yang ga suka baso. Apalagi bagi mereka yang tinggal di wilayah jawa barat, yang sebagian besar penduduknya menempatkan semangkok baso penuh kuah bersaus dengan sesendok sambal cair sebagai makanan wajib mereka dibandingkan dengan sepiring nasi.. *eh

Pernah gak berpikir untuk bikin baso sendiri? pasti pernah deh, cuma males dan gak mau ribetnya itu kan yang bikin kita mengurungkan niat. Belum lagi alasan gak punya alat penggiling daging.. lengkaplah sudah.

Anyway, segala sesuatu harus dicoba walaupun harus dengan sedikit paksaan, entah dari dalam diri sendiri atau dari dorongan orang lain. Seperti saya contohnya, yang terinspirasi dan didorong oleh tante saya yang doyan masak dan doyan pergi ke pasar untuk bikin baso sendiri... jadi gini loh geen :

1. Bangun pagi2, gausah mandi dulu, cuci muka aja terus pergi ke pasar. Ga usah nyubuh, jam 6 atau setengah 7 gak papa, yang penting jangan diatas jam 7, tukang giling dagingnya udah gak ada lagi.

2. Cari tukang daging di pasar, beli daging sekilo plus tetelan atau urat dan atau lemak buat campuran baso (kalo suka itu juga). Campurannya 1/4 aja cukup atau tergantung selera. Pokoknya bilang aja ke tukang daging, buat bikin baso.

3. Cari tukang yang suka giling daging buat baso, biasanya sekitaran tukang daging gitu juga letaknya. Minimal giling 1kg, harganya cuma 5000 rupiah aja per kilo.. murah kan dibanding beli alat giling sendiri yang jutaan harganya (kecuali emang pengen berbisnis baso). Kasih juga bumbu yang udah diracik sendiri dirumah, yang bebas MSG dan vetcin. Bumbu campurannya itu tepung aci, bawang goreng, merica, bawang putih dan garam. untuk 1kg daging, tepung yang dipakai biasanya 2 ons. 1 ons juga bisa kalo kepengen basonya lebih berasa  daging.

4. Setelah bumbu dan daging dicampur dan digiling, bawa deh kerumah untuk dibulet-buletin dan direbus.

Oh iya, kalau misalnya gak ngeracik bumbu dari rumah juga gak papa kok. Nanti di pasar cari aja orang yang jualan bumbu2, biasanya yg jualan sekitaran tukang daging gitu juga. Nah, tinggal bilang aja ke orangnya, beli bumbu buat baso 1kg, tar dia siapin. Biasanya si penjual bakal nanya, buat dijual apa buat sendiri? mungkin ngaruh juga buat dia untuk ngeracik bumbunya. Tapi bisa request juga kok, kaya "jangan pake vetcin atau royco"

Terus tips untuk penyimpanan baso, setelah direbus, kalo gak habis masuk di perut, masukin ke plastik aja lalu dimasukkan ke freezer, jadi nanti kalo mau dimakan tinggal direbus lagi. Dan karena tidak pakai bahan pengawet, jadi mungkin bisa tahan seminggu kali ya dlm freezer. Saya kurang tau, soalnya kalau saya sebelum seminggu sudah ludes basonya.. hehe.

Gimana..? simple kan sebenernya.. bagian tersusah dari pembuatan baso ini itu cuma satu, bangun pagi dan pergi ke pasarnya itu.. hahahah!

Selamat mencoba ya :)

Sunday, December 21, 2014

Logika Cinta

Jangan berlari terlalu cepat
Jangan melompat terlalu tinggi
Jangan berbicara terlalu lantang
Jangan berduka terlalu dalam
Jangan mencinta tanpa logika

Ah logika..
Mana bisa mencintai dengan logika
Yang ada mencintai seperti orang gila
Mengais, mendamba dan merindu
Pada dia yang mungkin tidak tahu 

Lalu apa..

Saturday, December 20, 2014

Happier

Lesson #1
More Calm, Less Stress
.:. 7 Meditations designed to restore balance to busy lives.:.
with Dave Romanelli

Thought for the Day
"Working hard and working smart sometimes can be two different things"
- Byron Dorgan


Apaan tuh..?
Itu saya dapat di aplikasi yang baru saya download di AppStore dengan nama Happier. Aplikasi yang (sepertinya) bertujuan untuk membantu individu untuk lebih bahagia (dari sebelumnya) dari berbagai aspek seperti mind, body, dan gratitude. Selain itu aplikasi ini juga ditujukan untuk menginspirasi manusia-manusia yang butuh di inspirasi.. hahah.

Ok, karena ini dalam rangka "menyelam sambil minum air" , saya pilih yang kategori mind. Mungkin karena saya merasa ada yang perlu diperbaiki dari mind saya yang hiperaktif ini. Walaupun sepertinya course ini untuk orang-orang sibuk dengan pekerjaan kantoran, gak ada salahnya juga diterapkan ke orang-orang yang sibuk ga jelas kesana kemari.. *lol*

Yah! keburu lupa tujuan saya menulis tentang ini... Saya ingin share sedikit dari lesson yang saya dapat hari ini.

Di bagian listen and relax, beliau (Dave Romanelli) menceritakan sebuah cerita mengenai percakapan seorang nelayan dari yunani dan seorang turis amerika tentang sebuah pekerjaan. Inti dari ceritanya adalah, nelayan yang bekerja seadanya dan menghabiskan sisa waktu hariannya dengan keluarga dan teman ini dianjurkan si turis untuk meluangkan waktu bekerja lebih lama, sehingga bisa menghasilkan duit yang lebih banyak, dan membuat sesuatu yang lebih besar, seperti punya banyak kapal untuk mancing, memperkerjakan orang, dlsb. Setiap anjuran yang diutarakan oleh si turis hanya dijawab dengan kalimat pendek dari si nelayan.. "and then what..?" 
dan pada akhirnya si turis menjawab "ya setelah kamu dapat semua, udah kaya, kamu bisa leyeh-leyeh dan menikmati harimu dengan istri, anak dan teman-temanmu"

Nah, situasi seperti ini katanya disebut sebagai "western circumstance".
"We spent all of our health to gain our wealth, and then we need to spend all of our wealth to regain our health."

Semua orang rata-rata "terperangkap" dalam lingkaran itu. Satu hal lagi  yang perlu diketahui mengenai stress, seorang penulis bernama Natalie Goldberg berpendapat : 
"Stress is basically a disconnection from the earth, a forgetting of the breath. Stress is ignorance state, it believes that everything is an emergency. Nothing is that important."

Jadi intinya jangan stress teuing, kalo kamu sedang merasa time controls your day (or life) , maka ini waktunya kalau kamu harus sediakan waktu untuk menenangkan diri, 5 atau 10 menit juga berarti. Oh iya, judul dari lesson pertama ini adalah :
RELEASE & RELAX 

Yang mau nyoba sendiri, silahkan Download Happier di device anda :)

Thursday, December 18, 2014

In Memoriam

Dalam tidur panjangmu..
Biarkan kusemai kuburmu
Dengan taburan doa
Juga seuntai bunga..

..dan walau ragamu
Tak lagi berpijak pada bumi,
Kenangan suka dan duka bersamamu
Akan selalu hidup dalam hangatnya hati kami.

Kau akan selalu dirindu,
Dalam setiap hembusan nafas kami..


PS: For those i loved who passed away


Saturday, June 14, 2014

Tujuh Anak Tangga Menuju Tuhan

Saya akui, mencari bahan atau inspirasi untuk menulis itu gak mudah. Gak segampang bacanya ^^ lagipula emang dari sayanya sendiri rada males juga sih..hahah. Tapi kemaren-kemaren, secara gak sengaja saya buka folder-folder lama, lalu nemu tulisan ini. Tulisan yang dikutip dari bukunya Anand Krishna yang berjudul Haqq Moujud: Menghadirkan Kebenaran Sufi dalam Hidup Sehari-hari, mengenai Tujuh Anak Tangga Menuju Tuhan. Mari kita simak satu-satu anak tangga apa saja yang harus dilalui.

Anak Tangga Pertama :
Biasakan bicara dengan lembut
• Bicara dengan lembut bukan berarti harus bicara lemah gemulai layaknya penari tradisional, melainkan lembut dalam tutur kata dan bahasanya. Jangan bicara kasar, jangan memaki, dan jangan menghina. Kalo nyepetin mah gak papa. Pernah ada seorang teman berkata, perkataan adalah sebuah doa. Kalau dipikir-pikir lagi memang benar adanya seperti itu. Apalagi jika yang dikatakannya berulang-ulang seperti kaset rusak. Pengulangan itu menurut saya bisa dijadikan alat untuk membentuk kepribadian seseorang. Seperti juga halnya dengan say nothing than hurt others. Anyway, jika kamu sudah bisa mengendalikan dan mengontrol perkataanmu, we may continue to the next step of stair.

Anak Tangga Kedua :
Setiap hari, sisihkan sedikit waktu bagi dirimu sendiri dalam keheningan
• Ini penting. Sangat penting. Sayangnya suka terabaikan begitu saja.. Apalagi di hari gini.. disaat manusia menyelami keheningan dengan gadget-nya *eh saya ini mah*. Anyway, keheningan ini bagus buat pikiran dan jiwa. Mendapatkan keheningan ini juga relatif bagi masing-masing individu. Ada yang menemukan keheningan dalam suatu ibadah, dalam kesunyian dan atau bahkan keramaian. Satu hal yang harus diingat, keheningan itu hanya terdiri dari dua elemen saja, diri sendiri dan hening itu sendiri.. Jangan sediakan tempat ketiga untuk apa atau siapapun. 

Anak Tangga Ketiga :
Belajar memaafkan dan melupakan kesalahan orang
• Forgive and Forget, dua kata ini bisa dibilang sejodoh.. Harusnya sih gak bisa dipisahkan satu sama lain, kalaupun hanya salah satu yang berdiri sendiri, ya jadinya tidak lengkap. Kurang bumbu kalau kata orang dapur. Anak tangga yang sulit dilalui kalau buat saya sih, dan pada umumnya individu sulit untuk melupakan sesuatu, terutama kesalahan orang. Solusi atau panduan untuk melalui ini apa..? ya coba saja memaafkan dulu sepenuh dan setulus hati, lama-lama juga lupa..
*malas memikirkan solusi yang lebih serius*

Anak Tangga Keempat :
Sayangi  yang berbuat jahat terhadapmu
• Nah, ini juga agak susah.. eh tapi, kalo kamu bisa melalui anak tangga ketiga, seharusnya anak tangga keempat ini hanya perlu olesan sedikit dengan tambahan "cherry on top" lalu habislah perkara. Ada beberapa yang bilang, "ya tergantung juga kalee sejahat apa si itu, setiap manusia kan memiliki batas masing-masing". Nah, kalau masih kepikiran seperti itu, duduk aja dulu yang lama di anak tangga ketiga.
*masih tidak mau serius memberikan solusi*

Anak Tangga Kelima :
Bukalah harimu bagi segala sesuatu yang baik
• Maksud dari pernyataan ini adalah take any chance. Masukkan afirmasi positif ke dalam pikiran dan jiwamu, senyum, dan menikmati kehidupan. Pernah nonton film Yess Man-nya Jim Carrey..? Nah lebih kurang seperti itulah kayaknya.
*pengen cepet beres nulisnya*

Anak Tangga Keenam :
Hindari persahabatan dan lingkungan yang tidak menunjang evolusi batin
• Anak tangga yang ini, tinggalin semua yang sering bikin kesel, yang sering bikin kamu berpikir negatif, yang bikin hati kamu mangkel dan kesel. Lepaskan saja, relakan.. Jangan sampai terpeleset lagi kebawah. Udah mah sakit, susah naiknya juga.
*makin sinis sama tulisan sendiri*

Anak Tangga Ketujuh :
Hargailah segala sesuatu, tapi jangan terikat pada sesuatu. Keterikatanmu hendaknya pada yang satu -- Allah.
Menerima bahwa segala sesuatu di dunia ini hanyalah bersifat sementara. Segala bentuk energi berlebih harus tetap pada tempatnya. Dikelola, diatur, dan dibagi dengan baik. Keterikatan hanya menimbulkan kesedihan. Dan hanya segelintir manusia yang berada pada anak tangga ini. Saya pun tidak termasuk salah satu dari segelintir manusia tersebut.

Sekian,
Selamat jam 3 dan Salam Sepak Bola.

Monday, April 7, 2014

Memaafkan Dunia

Katanya, memaafkan itu tidak segampang main congklak. Kadang kita memaafkan hanya untuk menyelesaikan perkara dengan cepat, dan nyatanya kita belum memaafkan dengan setulus hati. Akibatnya, kesalahan yang sama pun terulang, kesedihan pun kembali datang.

Berikut ini ada afirmasi bagus soal memaafkan yang saya petik dari bukunya Paulo Coelho yang berjudul Aleph. Coba anda baca perlahan, hayati setiap kalimatnya, sanggupkah anda menerima dan memaafkan tanpa pengecualian..? Jika iya, selamat! anda  baru saja terlahir kembali.

~()~
Aku memaafkan airmata yang harus kutumpahkan, 
Aku memaafkan rasa sakit dan semua kekecewaan,
Aku memaafkan semua pengkhianatan serta kebohongan,

Aku memaafkan semua fitnah dan tipu muslihat,
Aku memaafkan kebencian serta penganiayaan, 
Aku memaafkan pukulan-pukulan yang melukaiku,

Aku memaafkan impian-impian yang rusak,
Aku memafkan harapan-harapan yang mati sebelum waktunya,
Aku memaafkan  permusuhan serta kecemburuan,

Aku memaafkan ketidakpedulian dan niat jahat,
Aku memaafkan ketidakadilan yang dijalankan atas nama keadilan,
Aku memaafkan kemarahan serta kekejaman,

Aku memaafkan kelalaian dan sikap menghina,
Aku memaafkan dunia dan semua kejahatannya...
~()~

Oh iya, sebagai pengingat juga, pembacaan afirmasi itu akan sangat baik dibacakan saat pagi hari sebelum matahari terbit :)

Monday, March 31, 2014

Sepenggal Kisah (Bag.I)

Begitu banyak kata yang berkecamuk dalam pikiranku, mengutarakan begitu banyak luka dan kepedihan juga kekecewaan tanpa batas yang pasti. Entah harus kumulai darimana rangkaian ceritaku ini akan kutorehkan dalam kertas, seakan begitu sedikitnya wawasanku akan kosakata.

Sore itu langit begitu cerah, aku tidak sabar lagi untuk bermain diluasnya padang rumput itu. Tempat aku menghabiskan soreku bersama teman-teman yang tidak sebaya denganku. Umurku dengan mereka terpaut 3 sampai 4 tahun lebih tua, wajarlah toh mereka sebenarnya teman-teman paman ku yang paling bungsu. Aku sendiri tidak punya banyak teman, terutama teman sekolah. Aku bukanlah anak yang pintar bergaul, otak pun seadanya sajalah sesuai dengan kelasku, tidak ada yang istimewa yang bisa aku tawarkan pada guru atau teman-temanku yang bisa membuat mereka setidaknya mempertimbangkan aku sebagai temannya. 

Tidak ada yang bisa kuperbuat mengenai hal itu, tidak pula aku mengeluh, lagipula kepada siapa aku bisa mengeluh, keluhan tidak akan mengubah apapun. Oh ya, satu-satunya kelebihanku adalah aku termasuk anak yang beruntung lahir sebagai cucu pejabat kereta api yang saat itu sungguhlah suatu prestige yang luar biasa. Jadi jika saat itu ada yang mau berteman denganku, setidaknya itu karena aku punya rumah paling besar diantara mereka. Apa yang membuat aku tidak percaya diri juga karena aku merasa berbeda dari teman-temanku, aku tidak punya orang tua yang semestinya. Yang aku punya hanyalah wali, bukan ayah dan ibu yang selalu mengantar anaknya sekolah dan memberi kecupan selamat belajar sebelum berangkat sekolah. 

*sigh* .. aku tahu, aku tidak hidup dalam dongeng dimana segala sesuatunya terlihat dan berjalan dengan sempurna. Tapi bukan berarti aku tidak boleh bermimpi akan suatu kehidupan yang sempurna. Di sela waktu istirahatku atau sesaat sebelum aku terlelap menyerahkan diriku pada nyamannya sebuah kasur, selalu aku selipkan sebuah cerita tentang dunia yang baru, dimana aku pun hidup dalam dunia itu. Dunia yang penuh dengan bunga mawar berwarna putih, sepasang orang tua, seorang kakak laki-laki, aku sendiri, dan seekor kuda jantan besar berwarna putih. Ya, tertawalah.. memang itu yang terjadi jika aku menyampaikan prolog seperti ini, terutama mereka para skeptical cinta dan kebahagiaan. Mereka yang bukan petarung sepertiku, mereka yang mudah menyerah akan ganasnya kehidupan dan mengasingkan diri dari keindahan sebuah mimpi. Aku pun tidak menyalahkan mereka.

Padang rumput itu, aku ingat bagaimana rumput-rumput liarnya yang tinggi tertiup angin sore dan suara bocah-bocah lelaki berteriak dan tertawa bermain sebagai penjahat mengejar para bocah lainnya. Berlari dengan kencang, melompat dengan penuh semangat, terjatuh dan kembali berlari. Sang angin pun tampak ikut bermain, menghembuskan nafas kegembiraan, memberi kesejukan pada wajah berkeringat mereka, membelai rambut-rambut mereka layaknya surai kuda yang berlari di padang nan luas. Aku si anak bawang selalu mengikuti apa yang dikatakan para dayang dan pengawal, lari kesana kemari, ditarik kesana dan kesini. Sampai langit berubah warna menjadi keperakan, saat sang senja menghantar khatulistiwa, dan kami pun kembali ke rumah masing-masing untuk melepas lelah dan kembali ke peraduan...

[bersambung.. entah kapan..]

Sunday, March 30, 2014

Hati yang Renta

Sudah..

Cukuplah sudah hatiku kau siksa..

Aku mungkin terlihat tangguh layaknya baja,
Seolah hatiku pun berlapis tembaga.
Namun nyatanya hati aku sudah renta..

Renta bukan karena termakan usia,
Melainkan renta karena terkikis kata.

Tak sanggup lagi jika hatiku harus kehilangan penyangga,
Karena hatiku yang renta tak mampu lagi berkelana.

Bisa-bisa aku kehilangan hati tak bersisa...

Thursday, March 13, 2014

Kitab Omong Kosong

Jadi ceritanya saat saya lagi liat-liat buku di Periplus, tepatnya di rak dekat kasir, ada buku yang menarik perhatian saya. Buku itu tebalnya 4cm, hard cover dengan background putih bergambarkan tokoh pewayangan (saya menyimpulkan begitu karena ada gambar Hanuman-nya), dan judulnya yang sangat menarik perhatian otak saya yaitu "Kitab Omong Kosong". Walaupun di sinopsis belakangnya dibilang buku ini tidak layak baca, si penulis tampaknya ingin mengecoh saja. Biasanya orang-orang justru penasaran dengan segala sesuatu yang ada kata 'jangan' atau 'tidak layak' dan semacamnya.. Well, setidaknya saya begitu :) dan saya beruntung tentunya, buku ini ternyata layak dibaca.

Dalam buku ini si penulis menceritakan mengenai dunia pewayangan dengan cara yang berbeda dan tidak membosankan. Sangat menarik sekali bagaimana sang penulis menggabungkan kisah antara dua dunia dalam satu kisah. Saya pikir juga si penulis buku ini masih muda atau setengah baya gitu, tapi ternyata sudah sepuh.. ya wajar saja karya beliau cukup mempesona saya.

Jadi inti cerita dari buku ini selain cerita-cerita pendek mengenai asal usul tokoh pewayangan dalam kisah Ramayana adalah kisah sepasang manusia yang dipertemukan oleh takdir, lalu berkelana mencari 5 bagian dari kitab omong kosong di penjuru dunia yang dibuat dan disebar oleh sang Hanuman. Adapun kelima bagian kitab omong kosong tersebut antara lain : 

1. Dunia seperti adanya Dunia ; maksudnya ya dunia yang diartikan dan dilihat secara umum. 
2. Dunia dalam pandangan manusia ; maksudnya dunia menurut pemahaman masing2, bagaimana setiap individu melihat dan menafsirkan sendiri.
3. Dunia yang tidak ada ; kemustahilan belaka, hanya bahan perenungan saja menurut saya.
4. Mengadakan dunia ; ini kurang lebih sama dengan slogan "make  and live your own world"
5. Kitab Keheningan ; nah ini maksudnya, sediakan waktu hening setiap harinya untuk memahami diri sendiri dan dunia :) seperti halnya sepenggal bait berikut yang saya kutip dari buku bersangkutan :

Kitab Kosong menanti huruf
Siapa sedang membaca semesta
Dunia bagai sejuta cerita
Mengisi lembar kitab yang kosong

Penjelasan untuk masing-masing bagian diatas sengaja saya artikan dengan bahasa saya sendiri yang super ringkes, soalnya kalo saya menyalin langsung dari bukunya akan panjang sekali, dan agak sulit dimengerti hanya dengan sekali baca. Jadi intinya sih seperti yang sudah saya sebut diatas. 

Buat saya pribadi, buku ini memang bukan hanya sebuah buku, tapi memang beneran kitab :)) banyak banget point-point berguna dan bermanfaat yang disampaikan oleh si penulis melalui cerita ini. Dan memang tidak bisa langsung telan saja, perlu dicerna dengan baik, dihayati dan dimengerti, lalu diamalkan. 
Nah, bener kan.. sifat-sifatnya sudah menyerupai kitab.. hahah!

Oh iya, ada beberapa kalimat, kata-kata, atau bagian yang saya suka dari buku ini, dan saya koleksi di tumblr saya  dengan tag  #KitabOmongKosong . Buat yang lagi iseng pengen tau apa-apa aja yang menurut saya layak untuk disimpen, bisa ditengok kesitu.

Selain itu, efek dari membaca buku ini adalah saya jadi pengen mempelajari lebih banyak lagi mengenai dunia perwayangan. Rasanya ada chemistry yang tak dapat dijelaskan gitu deh.. 

Hahah!

Wednesday, March 12, 2014

Coretan Saat Hujan

Corat sana coret sini
Rasanya tidak ada kata yang pas mewakili diri
Hilang tertelan di lautan aksara tanpa makna
Terbata dalam merangkai sebuah kata

Kata tak kunjung menjadi kalimat
Rasa tak kunjung hilang walau sesaat
Ah!

Lontarkan semua yang ada
Buang semua tanpa sisa
Biarkan hati dan kepala lapang
Lalu kau pun akan terbang
Terbang dalam angan tak terkekang

Monday, January 27, 2014

Kung Fu Boy

Bagi penggemar komik terbitan elkom, masih pada inget dong sama Kung Fu Boy, si Chinmi yang jago banget kung fu. Yang sepanjang terbitan komiknya menceritakan tentang perjalanan Chinmi dalam mempelajari dan menekuni ilmu Kung Fu ke berbagai pelosok daerah.

9 tahun yang lalu juga saya pernah membahas sepenggal cerita dari si Chinmi ini tentang penghayatan dalam melakukan sesuatu, yang lebih lengkapnya bisa dibaca sendiri di postingan Chinmi Quotation.

Nah, setelah sebelumnya saya juga sudah berbagi komik Legenda Pelangi, sekarang saya mau berbagi lagi komik digital-nya Kung Fu Boy yang memang sengaja saya scan sendiri, bukan karena gak ada kerjaan, tapi memang saya punya visi tertentu mengenai koleksi komik-komik saya ini :)) *wew bgt ga sih alasannya* haha

Terus terang, sekarang ini saya agak kesulitan mencari waktu luang untuk membereskan this scanning thing. Tapi akan selalu saya usahakan untuk segera menyelesaikan semua komik as soon as possible. Jadi ya harap maklum kalo baru 7 jilid yang baru bisa saya bagi untuk saat ini.

Selamat me-download membaca!

Kung Fu Boy vol.1                                  Kung Fu Boy vol.2
Kung Fu Boy vol.3                                  Kung Fu Boy vol.4
Kung Fu Boy vol.5                                  Kung Fu Boy vol.6

Monday, January 13, 2014

Hari Bertema

Hari-hari di Bandung terasa begitu menantang sejak ada peraturan daerah mengenai hari bertema yang dicetus oleh sang walikota yang didamba para penduduknya sejak lama, Bapak Ridwan Kamil.

Nah, terinspirasi dari hari bertema itu, saya ingin membuat hari bertema sendiri untuk saya pribadi terkait masalah motivasi dan disiplin diri. Lalu kenapa sih saya harus bikin hari bertema sendiri? Kenapa ga ngikut sama pak walikota saja?

Well, inilah alasan dan pilihan saya...

#SeninGratis 
Hari senin gratis ini maksudnya gratis naik bus untuk para pelajar. Masalahnya kan saya bukan pelajar lagi, jadi hari senin ini saya bikin tema sendiri menjadi :
#SeninMenulis 
Maksud menulis ini adalah menulis blog, dalam bahasa indonesia tentunya ^^ jadi akan ada update-an blog setidaknya sekali dalam seminggu.

#SelasaTanpaRokok
Kebetulan saya bukan perokok, jadi ya jelas sekali ini ga berguna buat saya. Jadi akan saya bikin hari selasa ini dengan tema :
#MeatlessTuesday 
Maksud dari meatless tuesday ini adalah  gak makan segala macam daging seperti sapi, ayam, ikan, dan makanan laut lainnya. 

#ReboNyunda
Well, karena saya juga jarang hampir ga pernah berbahasa sunda, tema rebo nyunda ini sangat bermanfaat untuk saya belajar dan mempraktekan bahasa sunda (yg halus). Jadi tidak perlu lah saya bikin tema sendiri :)

#KamisInggris
Nah khusus hari kamis inggris ini, saya mau fokus ke menulis (blog) dalam bahasa inggris saja. Karena kalau untuk percakapan, hampir sehari-hari saya sudah berbahasa inggris. 

#JumatBersepeda
Yeay, saya suka bersepeda tapi belum punya sepeda :D jadi dalam rangka berpartisipasi dengan jumat bersepeda yang intinya mengurangi polusi dan kemacetan, saya akan bikin hari ini jadi :
#JumatBerkreasi
Maksud berkreasi disini adalah boleh melakukan hobi saya bermain piano, crafting pergamano, atau mencoba resep baru dalam per-baking-an. Yang penting diem di rumah mengurangi polusi dan kemacetan.. hahah!

Untuk hari sabtu sebenarnya pak Wali belum menetapkan hari bertema, jadi beliau ngarang aja bikin #SabtuTanpaHarkos dan saya pun belum kepikiran lagi mau bikin hari bertema apa untuk saya sendiri. Jadi untuk sementara ini saya bikin hari sabtu dengan tema :
#SabtuBebas
Bebas bertema maksudnya. Sampai nanti mungkin jika ada hal spesifik yang ingin saya jadikan tema di kemudian hari.

Untuk hari minggu juga sama, beliau masih ngasal bikin tema #MingguNyeuseuh, yang lalu dianggap serius oleh Abbas :)) tapi untungnya saya udah punya ide buat saya sendiri, yaitu :
#MingguNdeso 
yang maksudnya hari minggu ini ga boleh melakukan sesuatu yang berkaitan dengan teknologi, seperti smartphone, internet, dan kronco-kronco nya. 

Nah, lengkap sudah hari bertema dalam seminggu. Semoga semua bisa terlaksana dengan baik dan lancar, dan mari kita lihat efeknya dalam beberapa bulan ke depan. 

Salam Tema!

Monday, December 30, 2013

They Were My Pets

Tersebutlah di suatu masa saat saya punya waktu luang untuk memelihara binatang, selain memelihara saya juga suka untuk memberi nama. Karena konon dengan memberi nama pada sesuatu itu tandanya kita menghargai suatu kehidupan, memberi arti kepada sesuatu yang mungkin saja akan terlewat percuma.

Lalu sampailah juga saat saya ingin memulihkan password salah satu email saya yang terlupa, ternyata pertanyaan yang saya sediakan sebelumnya berkaitan dengan salah satu nama pet  yang pernah saya punya. Pusinglah saya karena terlalu banyak yang pernah aku pelihara.

Jadi untuk bahan menulis juga di penghujung tahun, saya ingin coba menjabarkan satu persatu (yang saya ingat) nama-nama binatang yang pernah aku simpan, selain binatang yang memang sudah ada sejak saya lahir seperti Ucil (German Sherpherd yang mati diracun orang); Moi (entah anjing jenis apa, mati karena tua dan katarak); dan Minnie (anjing kampung yang akhirnya dijual untuk dijadikan santapan penikmat daging anjing).

1. True Blue : Sepasang burung parkit berwarna biru yang saya punya waktu SMA, keduanya ilang diambil orang, padahal saat itu saya pengen banget ngeliat anak burung yang baru menetas dari telurnya.

2. Primus dan Nafa : Yaah, bisa ditebak.. saya punya kelinci ini jaman-jamannya Primus sama Nafa Urbach sudah tidak bersama lagi. Saya ngasih nama ini juga bukan karena nge-fans loh.. suer deh. Si Nafa kelinci putih ini mati digigit kucing di hari pertama saya beli.Sedangkan Primus kelinci abu dengan titik putih di jidatnya ini boleh dibilang spesial buat saya, si kelinci ini sepertinya ngerti sama bahasa manusia. Tapi akhirnya mati juga digigit kucing liar, saya sampe nangis 2 hari 2 malam ga berenti2. Temen-temen pada aneh, dikira mereka salah satu saudara saya yang mati. Sampe-sampe salah seorang teman saya yang peduli, ngehadiahin saya boneka kelinci.

3. Dolly : Ini kelinci juga, jenisnya angora.. bulunya berjibun, warnanya coklat muda. Saya kasih nama Dolly sesuai dengan Dolly tempat pelacuran di Surabaya, tempat kelahiranku.Sesuai dengan namanya pula, dia hilang melarikan diri. Mungkin ingin kembali melacurkan diri di dunia kelinci.

4. Cuko : Yang ini kura-kura hijau kecil itu loh, yang udah gede malah jadi buruk rupa. Kura-kura ini saya punya sejak SMP sampe sebelum masuk SMA, selalu saya bawa didalam saku seragam. Saat istirahat kelas, selalu saya masukin ke kolam kecil di sekolah. Sampai akhirnya ada teman yang sangat berbaik hati menawarkan diri untuk mengurusnya. Akhirnya si Cuko pun mati sesuai dengan umurnya.

5. Stella : Anjing Golden Retriever yang saya beli di Pet Shop, yang saya kawinkan dengan anjing tetangga dan akhirnya dia melahirkan anak-anak nan lucu : Godric (diambil sang besan); Cleo (si montok yang laris terjual); Britney (si bungsu yang mati karena flu di usia muda); satu lagi saya lupa namanya; dan Chantall yang suka makan sendal dan akhirnya saya nikahkan sama anjing yang berdomisili di Yogyakarta. Berangkatlah dia dengan mobil plus antimo..

6.Bombom : Ini anjing jenis Old England Sheepdog , gede banget. Saya menyerah gak bisa ngurusnya, akhirnya saya jual ke yang lebih layak dengan harga murah. Anjing ini tuh kaya mobil eropa, pas beli mahal, pas dijual lagi jatuh harganya.. *eh, kok jadi ke mobil*

7. Disney : Anjing jenis Pomeranian warna coklat, saya beli waktu saya kerja. Nama di stambumnya sih Garry von Familian, tapi saya gak suka nama itu, jadinya saya ganti jadi Disney deh.. a.k.a Neney. Anjing ini  ilang saat ikut sepupu tarawehan di tahun 2010. Saya harap memang diambil sama orang yang suka anjing, jangan sampe diculik pemuka agama untuk dicuci otak dan dijadikan teroris.. *eh lagi*

Yah, setelah kehilangan si disney.. saya berhenti untuk memelihara binatang. Cukup sudah berkutat dengan perbinatangan. Saya sekarang lebih bisa menikmati hanya dengan melihat saja tanpa harus memiliki :)

Sunday, December 29, 2013

Surat untuk Ananda

Nak, ibumu ini hanyalah wanita biasa, bukan pula seorang berada. 
Jadi maafkanlah jika nanti aku tidak meninggalkan harta benda.

Jika kau tak sempat mengenalku karena usiamu yang terlalu muda, luangkanlah waktu dari kesibukanmu  untuk membaca buah tanganku. 

Buah tangan untuk Ananda pahami dan pelajari. 
Dan mungkin darinya kau akan mengerti, apa yang selama ini aku ingkari.

Satu hal yang perlu kau ingat,
Kau tidak akan memiliki sesuatu yang tidak bisa kau mengerti.
Jadi belajarlah untuk mengerti.

Semesta begitu luas, seperti halnya isi di dalam kepalamu.
Jadi janganlah kau batasi pikiranmu dengan norma dan agama.

Terbang dan berlarilah, 
Kejar dan raihlah..

Kuasailah duniamu, dan jangan dikuasai olehnya.
Jadilah pintar dengan pengetahuanmu, bukan dengan secarik kertas berlegalitas.

Ah, banyak sekali yang ingin aku sampaikan kepadamu,
Tapi surat lah yang aku buat, bukan sebuah kitab.

Aku hanya berharap, kau selalu sehat dan waras.
Waras dan sehat dari segala kegilaan dan penyakit dunia. 

Salam kasih
Ibunda

Sunday, December 15, 2013

Kokology

Jadi ceritanya waktu saya lagi memilih dan memilah buku-buku yang akan disumbangkan, muncullah buku ini yang tampaknya belum tersentuh tangan. Karena penasaran, saya pisahin deh untuk dibaca-baca. Ternyata cukup menarik juga isinya...

Buku ini tentang Kokology.. 

Saya baru tahu kalo Kokology itu istilah untuk seri permainan psikologi yang dirancang untuk menyingkap emosi dan sifat tingkah laku seseorang. Kokology ini sering banget bertebaran di socmed atau broadcast message untuk 'having fun' kadang ada yang cocok kadang ada yang tidak masuk akal. 

Harus diakui juga, kadang Kokology ini benar-benar merefleksikan diri kita sendiri tanpa kita sadari sepenuhnya bahwa kita memang seperti apa yang dijabarkan. Lihat betapa psikologi memungkinkan orang mempelajari dan mengerti pikiran manusia yang tersembunyi dalam diri masing-masing.

Contohnya nih, biar lebih ngeh lagi soal Kokology, saya akan kasih tiga situasi yang bisa kalian jawab sendiri dengan kejujuran diri dan seadanya saja.. *halah* 

1. Bayangkan langit biru yg cerah tanpa awan. Hanya memikirkannya saja akan memberikan sedikit semangat. Sekarang alihkan mata pikiran anda untuk melihat pemandangan. Yang mana dari pemandangan dibawah ini yang paling menenangkan dan membuat anda santai :
a. Dataran penuh salju putih
b. Lautan biru
c. Gunung yang hijau
d. Padang yang penuh dengan bunga berwarna kuning

2. Bayangkan jiwa manusia tetap hidup setelah mati. Bentuk apa yang anda bayangkan terhadap jiwa setelah terlepas dari tubuh?
a. Jiwa tersebut ukuran dan bentuknya sama seperti ketika tubuh masih hidup
b. Jiwa tersebut tetap memakai bentuk manusia tapi ukurannya membesar
c. Jiwa tersebut sangat kecil dan memakai bentuk manusia, seperti peri.
d. Jiwa tersebut seperti bola api atau awan, tanp bentuk yang nyata

3. Anda adalah seorang bintang baru dan baru saja menyelesaikan rekaman di CD. Tipe desain sampul apa yang akan anda pilih?
a. Pemandangan yang sejuk menggunakan foto lokasi yang indah
b. Desain yang jenaka atau gambar lucu lainnya
c. Pola yang abstrak tanpa arti jelas, tapi desain yang membuat orang berpikir
d. Foto diri anda sendiri

Nah, kalau kalian sudah punya jawaban untuk masing-masing pertanyaan. Silahkan dicek apa arti dari jawaban yang sudah kalian pilih tadi di sini. (sengaja saya pisah jawabannya biar lebih afdol.. hahah!) 

Selamat memahami diri :)

Tuesday, December 10, 2013

Kartu Tarot

Belajar tarot itu gak gampang, karena benar-benar perlu waktu khusus untuk mempelajari dan memahaminya. Mirip hubungan antar manusia kalo sedang PDKT gitu deh.

Sebelumnya memang saya pernah membahas soal Tarot Deck dan Major Arcana, tapi ternyata kurang lengkap untuk 'pendahuluan' cara mengenal Tarot. Maka dari itu, karena ada temen yg complain juga sekarang saya ingin menjabarkan agak lebih mendetail mengenai kartu Tarot.

Kartu tarot itu terdiri dari 78 kartu, dimana ada 22 kartu untuk Major Arcana (0-21) dan 56 Minor Arcana yang dibagi menjadi 4 kategori (wand, sword, cup, dan pentacle), dimana masing-masing kategori terdiri dari 14 kartu (4 court cards: page, knight, queen & king dan 10 pip cards).

Masing-masing dari ke-22 kartu major arcana ini selain punya arti tersendiri, mereka juga mempresentasikan zodiak, planet, dan elemen bumi. Contohnya kartu The Fool yang mempresentasikan planet uranus dan elemen udara dan The Hermit yang mewakilkan Virgo juga elemen tanah.

Court cards juga mewakili masing-masing individu seperti King yg mempresentasikan pria usia 35 thn keatas, Queen yg mempresentasikan wanita usia berapapun, Knight yang mempresentasikan laki-laki dibawah umur 35thn, dan Page yang mempresentasikan laki-laki atau perempuan ; anak-anak ataupun remaja.

Begitu pula dengan pip cards yang masing-masing mewakili waktu, musim, arah dan astrological. Yang untuk lebih jelasnya bisa dilihat di tabel berikut :

                                 

Untuk ukuran kartunya sendiri, rata-rata lebarnya 7cm dan panjang 11,5cm. Tapi ada juga yang lebih lebar dan panjang, tergantung sama publisher tarotnya sendiri sepertinya. Harganya juga bermacam-macam, tapi setahu saya yang paling murah itu sekitar 200ribuan.  

Jadi jika kalian berminat untuk belajar Tarot dan tertarik untuk beli tarot deck-nya, bisa diliat-liat dulu di Aeclectic. Disitu komplit banget pilihan deck-nya, ga akan cukup satu hari untuk liat-liat. Jadi yang sabar aja, dinikmati setiap detiknya. Nah, nanti kalau sudah milih, belinya di Toko Tarot saja. Yang punya orang Indonesia, jadi lebih gampang berkomunikasi :D atau milih kartunya langsung di tempat dia juga gak papa, tapi ya terbatas pilihannya. Kalau misal kamu suka tarot deck di tempat lain tapi gak ada di toko tarot, ya pesen aja.. beliau terima orderan kok, cuma ya harus sabar menunggu. Maklum barang import.

Well, kayanya segini sudah cukup mendetail ya.. Kalo ingin lebih detail lagi mending belajar dan cari tahu sendiri aja, mengais ilmu dari segala penjuru arah, biar lebih terpuaskan dahaga akan pembelajaran. 

Oh iya, ada Introduction to Learning the Tarot Cards selama 12 minggu secara online dan gratis. Cocok buat pemula yang sudah punya Tarot deck, kunjungi saja Lotus Tarot .

Happy reading!

Wednesday, December 4, 2013

Jilbab dan Kondom

Lagi-lagi, setelah perbandingan kematian Paul Walker dan Anak-anak kelaparan, sekarang soal polwan berjilbab dan bagi-bagi kondom gratis.

Awalnya adalah salah satu teman saya yang mungkin (memang) relijius, membagikan kicauan ustad mansyur mengenai hal ini, yang intinya beliau menyesalkan tindakan pemerintah akan bagi-bagi kondom ini. "aturan untuk polwan berjilbab ditunda, tapi kok malah bagi2 kondom" begitu katanya.

Well... First of all, sepertinya memang ada salah persepsi dari awal dimana bagi-bagi kondom gratis itu diartikan sebagai ajakan (atau suruhan) untuk berhubungan sex. Padahal maksud sebenarnya kan bukan itu, melainkan untuk meningkatkan kesadaran kita akan sex bebas dan penyakitnya. Entah sampai kapan manusia-manusia ini mau sedikit melonggarkan pikiran mereka dari norma agama. Satu titik keraguan di dalam pikiran itu bisa mengaburkan akal sehat loh.

Imho, bagi-bagi kondom di universitas ga ada salahnya asal tidak dilakukan di SMP atau SMA. Memang sampai kapan orang-orang mau menutup mata mereka dari ketabuan sex? Bukan rahasia umum juga kali kalo ratusan (mungkin ribuan) .3gp dalam negeri buatan tangan amatiran tersedia dengan satu jentikan jari di internet. Hari gini gitu, dan ini Indonesia.. bukan negara Arab. Para con saya rasa yang harus membuka mata mereka dan coba melihat dari sisi yang lain.

Lalu mengenai bus kondom yang digambarkan oleh wanita berpose 'panas' ini juga terdengar lucu, apa karena otak kita sudah tahu itu bus isinya kondom lalu pemakaian foto pose panas itu jadi masalah, atau memang pose wanita di bus itu tidak layak? Sebenarnya saya juga belum lihat sih gambar yg disebut 'panas' itu yg gimana. Apa persis seperti cover majalah H&M? Terlepas dari itu, pemakaian model wanita di bus berisi kondom kayanya memang masuk akal dibanding gambar kondom itu sendiri atau gambar kue apem. Eh tapi, saya lebih setuju kalo gambarnya cowo seksi kaya model-model L-Men itu loh.. kan memang kondom buat cowo.. haha!

Yang terakhir menyoal jilbab polwan yang ditunda-tunda. Hmmm.. ok.. mungkin keduanya berkaitan kali ya karena memang comparable, tapi harusnya enggak. Jilbab dan Kondom..? come onnn, seriously??  Pemikiran saya kenapa polwan berjilbab ditunda-tunda itu adalah, jilbab identik dengan keanggunan, feminitas seorang perempuan, sedangkan polisi? It's a taugh person's job! gak menye-menye. Setegas-tegasnya wanita berjilbab, mending jadi guru saja atau pimpinan besar disebuah perusahaan.. sungguh deh. Lagipula, apa sih yang mau dibuktikan dengan polwan berjilbab? Risih kan? Iya kan? Kecuali nanti cara make jilbabnya kaya model pria sikh, keatas gitu :)) tapi ga lucu.

Jadi moral dari cerita ini adalah, mari membandingkan sesuatu yang memang sebanding, atau jangan membandingkan sekalian.

Saturday, November 30, 2013

Kematian

Mati..
Kau tak berupa tak berbentuk
Kau sepucat tembok kamarku
Dingin seperti nyanyian hujan di tengah malam.

Kau sesunyi lautan dan sedahsyat halilintar.
Singgah di setiap jiwa yang siap berkelana pergi menuju singgasana Tuhan.

Kau bukanlah harapan, melainkan ujung penantian.
Kau tidak hanya perenggut sang hidup, Kau pun penculik sang waktu.
Mengapa kau datang tanpa suara
Membuat dunia kehilangan tawa.

Jika saja kau berbaik hati
Memberi satu hari sebelum kau beri mati,
Aku mungkin tidak akan murung diri
dan menyesali hari.